Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Mahyudin Sesalkan Masih Banyak Perusahaan Akali Sistem Outsourcing

badge-check


					Wakil Ketua DPD RI, Mahyudin. (Fptp: Istimewa) Perbesar

Wakil Ketua DPD RI, Mahyudin. (Fptp: Istimewa)

Penulis: Zulkarnaen | Editor: Muhammad Tauhid

JAKARTA, SWARAJOMBANG.comWakil Ketua DPD RI Mahyudin, menyesalkan masih banyaknya perusahaan mengakali sistem outsourcing, yang berujung pada ketidakpastian status karyawan outsourcing.

Hal itu disampaikan saat menerima audiensi Ketua DPD FSP KEP Kaltim / Federasi serikat pekerja kimia energi pertambangan minyak gas bumi dan umum, H. Hamka,  Minggu (11/9/2022).

Menurut Mahyudin, salah satu bentuk mengakali sistem outsourcing yang dilakukan perusahaan itu, antara lain dengan meng-outsourcing-kan pekerjaan permanen atau tetap, serta utama di perusahaan.

Padahal sesuai Undang-Undang Ketenagakerjaan, bahwa pekerjaan yang dikerjakan karyawan outsourcing, hanyalah jenis pekerjaan sementara dan tidak berhubungan langsung dengan pekerjaan utama perusahaan.

“Dengan akal-akalan itu, maka banyak karyawan outsourcing tidak diangkat sebagai karyawan tetap. Walau telah melaksanakan jenis pekerjaan tetap dan pekerjaan utama perusahaan,” katanya.

Dengan mengakali sistem outsourcing ini, pihak perusahaan berusaha menghemat pengeluaran dalam membiayai sumber daya manusia (SDM), karena tidak perlu mengangkat banyak pegawai tetap.

“Padahal, tindakan yang dilakukan perusahaan itu sebenarnya telah melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan, mengenai aturan karyawan outsourcing,” tegasnya.

Dalam pertemuan itu, selaku pimpinan DPD RI,  Mahyudin berjanji akan menugaskan Alat Kelengkapan (Alkel) DPD RI, untuk menindaklanjutinya kepada pemerintah.

Sehingga perusahaan-perusahaan nakal dan selama ini telah mengakali sistem outsourcing, bisa ditertibkan.

“Saya akan menugaskan Alkel DPD RI, dalam hal ini komite III, untuk segera menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait sistem outsourcing. Dengan melakukan rapat kerja bersama kementerian dan pihak-pihak terkait,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Seller Keluhkan Ongkir, Pemerintah Turun Tangan

10 Mei 2026 - 19:29 WIB

Demam AI Bikin Laptop Sepi Peminat

10 Mei 2026 - 19:18 WIB

Rumah Tipe Kecil Jadi Korban Terbesar Perlambatan Properti

8 Mei 2026 - 20:02 WIB

Pegadaian Meraih Top Multifinance Call Center di Ajang CCSEA 2026, Rahasia Melayani Sepenuh Hati

7 Mei 2026 - 16:29 WIB

CNG Pengganti LPG Hemat Devisa Rp 137 T

5 Mei 2026 - 20:32 WIB

Rupiah Tembus Rp17.420, Masih Wajar

5 Mei 2026 - 20:21 WIB

Jombang Punya 170 Gerai KDMP, Warsubi: Terbesar Keempat Nasional

5 Mei 2026 - 15:18 WIB

Kemensos Lelang Sepatu SR Rp700.000/ Pasang dengan Anggaran Rp27.5 Miliar, Bikin Netizen Marah!

4 Mei 2026 - 15:41 WIB

Gegara Sepatu Kekecilan, Mandala Siswa SMP 4 Samarinda Meninggal Dunia

4 Mei 2026 - 14:58 WIB

Trending di Ekonomi