Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Kuasai Sawit 150.000 Ha di Indonesia, POSCO Group Akuisi Saham Rp 9,44 Triliun Milik

badge-check


					POSCO Group dari Korea Selatan berhasil menguasai mayoritas saham Soempoerna AGRO 65,72 %, dengan lahan selias 128.000 ha. Kini POSCO sudah mempunyai pengolahan sawit hulu hingga hilir. Foto: Instagram@poscoitl Perbesar

POSCO Group dari Korea Selatan berhasil menguasai mayoritas saham Soempoerna AGRO 65,72 %, dengan lahan selias 128.000 ha. Kini POSCO sudah mempunyai pengolahan sawit hulu hingga hilir. Foto: Instagram@poscoitl

Penulis: Tanasyafira Libas Tirani   |    Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM- Akuisisi mayoritas PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) oleh POSCO International Corporation, anak perusahaan dari konglomerat Korea Selatan POSCO Group, menggambarkan transformasi signifikan dalam industri sawit Indonesia.

POSCO Group, raksasa dari Korea Selatan melalui entitas AGPA Pte. Ltd, 18 November 2025,  mengambil alih 65,72% saham SGRO senilai Rp9,44 triliun, menguasai 1,19 miliar lembar saham dan memegang kendali atas lahan sawit seluas 128.000 hektare yang tersebar di Sumatra dan Kalimantan.

Penambahan ini mengangkat total lahan sawit POSCO di Indonesia menjadi 150.000 hektare, hampir tiga kali luas Kota Seoul.

Meskipun langkah ini memperkuat integrasi vertikal POSCO dalam rantai produksi minyak sawit—mulai dari penanaman hingga pengolahan dan rafinasi—ada ketegangan yang mengiringi perubahan kepemilikan.

Karyawan PT Nusantara Sarana Alam, anak usaha SGRO di Kalimantan Barat, menggelar aksi protes pada 28 November 2025 menuntut pengakuan hak pesangon dan masa kerja di tengah kekhawatiran tentang pengurangan tenaga kerja pasca-akuisisi.

Serikat buruh menuntut kesepakatan resmi, sementara pemerintah daerah menegaskan perlindungan hak karyawan harus dijaga sesuai Undang-Undang Ketenagakerjaan, termasuk keberlanjutan manfaat sosial seperti BPJS.

Akusisi ini juga memunculkan sorotan tentang dampak lingkungan dan sosial yang mungkin muncul dari ekspansi industri sawit.

POSCO menyatakan komitmen pada standar keberlanjutan (ESG) dan sertifikasi RSPO untuk mengurangi risiko deforestasi, namun tantangan regulasi dan tekanan dari investor global tetap ada, apalagi dengan maraknya kritik terhadap praktek pengelolaan lahan sawit di Indonesia.

Secara bisnis, POSCO mengintegrasikan asetnya di Indonesia dengan fasilitas pengolahan minyak sawit berkapasitas besar di Balikpapan, Dumai, dan Papua Selatan, menyasar pasar biofuel global dan kebutuhan domestik Korea Selatan.

Transaksi ini menandai langkah besar investor asing dalam sektor agribisnis Indonesia, mengindikasikan peluang pertumbuhan sekaligus potensi ketegangan sosial dan ekologis yang harus diantisipasi.

Dari sisi Grup Sampoerna, penjualan saham merupakan strategi melepaskan peran pengelolaan sawit demi pertumbuhan bisnis SGRO di bawah pengelolaan korporasi asing yang lebih terintegrasi dan berkapital besar.

Namun, perubahan ini mengingatkan perlunya pengawasan ketat agar ekspansi investasi asing tidak melupakan perlindungan pekerja dan ekosistem lokal yang rentan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polisi Bidik Bea Cukai Jatim, Diduga Terlibat Penyelundupan 76.000 Ponsel China Ilegal Masuk Sidoarjo

25 April 2026 - 00:04 WIB

Rudy Mas’ud Angkat Adik Jadi Tim Ahli: Apa Bedanya dengan Presiden Prabowo Angkat Hashim

24 April 2026 - 23:02 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme(2): Krypteia adalah Polisi Pembunuh Rahasia di Sparta

24 April 2026 - 22:00 WIB

Transaksi Rp2 Triliun Lebih, Misi Dagang Jatim-Kalteng

24 April 2026 - 18:55 WIB

Terekam CCTV, Rumah Kades Hoho Alkaf Dilempar Bom Molotov Mobilnya Hangus

24 April 2026 - 16:52 WIB

Setelah mengalami pengeroyokan di mapolsek sebulan lalu, Jumat dinihari 24 April 2026, rumah kades Hoho Alkad disatroni teroris. Pelaku melempar bom molotov di garasi mobilbya. Mobil Honda Turbonya terbakar. Foto: Instagram@ hoho_alkaf

Basalamah Mengaku tak Tahu Uang Rp8,4 Miliar yang Diserahkan ke KPK

24 April 2026 - 15:24 WIB

Dandy Pratama Wahyu Pemuda Asal Candipuro Lumajang, Korban Tewas Terjun dari Jembatan Cangar Batu

24 April 2026 - 14:30 WIB

Di Balik Perang Teluk, China Kuasai Cadangan Minyak 1,4 Miliar Barel

24 April 2026 - 09:22 WIB

Peringatan Hati Bumi, Tanam Pohon dan Bunga di Lingkungan Kantor Pemkab Jombang

24 April 2026 - 08:29 WIB

Ibu ibu PKK dan ASN di kantor pemkab Jomban, menanan pohon dan bunga peringati Hari Bumi, Rabu 23l2 April 2026. Foto: jombangksb.go.id
Trending di Headline