Menu

Mode Gelap

Opini

Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa: Kontroversi tentang Ronaldo

badge-check


					Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa: Kontroversi tentang Ronaldo Perbesar

Penulis: Jacobus E Lato  | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Beberapa penggemar yakin Portugal terlihat lebih kuat dengan Cristiano Ronaldo yang terkena sanksi larangan bermain.

Ronaldo tidak bermain dalam pertandingan melawan Armenia pada 16 November di kualifikasi Piala Dunia 2026 karena skorsing menyusul kartu merah yang diterimanya saat kalah dari Irlandia. Meskipun kehilangan bintang berusia 40 tahun itu, tim asuhan pelatih Roberto Martínez tetap tampil gemilang dan mencetak 9 gol ke gawang lawan.

Bruno Fernandes tampil gemilang dengan hat-trick-nya. Menurut banyak penggemar, gelandang MU ini adalah “bintang nomor satu” di skuad Portugal saat ini. “Ini jelas bukan tim Ronaldo lagi, ini tim Bruno Fernandes,” tulis seseorang di X.

Yang lain berterus terang: “Para penggemar Ronaldo membenci fakta ini, Portugal bermain lebih baik tanpanya.” Beberapa bahkan berpendapat bahwa Ronaldo “mungkin menghambat perkembangan tim saat ini.”

Bersama Bruno Fernandes, Joao Neves juga mencetak hat-trick dalam pertandingan tersebut, termasuk tendangan bebas yang memukau. Gol-gol tersebut menunjukkan kedalaman skuad Portugal dan potensi para pemain mudanya, meskipun Ronaldo absen.

Ronaldo akan berusia 41 tahun saat Piala Dunia 2026 dimulai Juni tahun depan. Striker Al Nassr itu mengatakan ini akan menjadi “kesempatan terakhirnya” untuk memenangkan satu-satunya gelar yang belum diraihnya dalam koleksi besarnya.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Sejarah Terorisme (6): Kisah Orang Tua dari Gunung

12 Mei 2026 - 23:29 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (11): Prostitusi Batavia, Sari yang Dihapus

30 April 2026 - 21:09 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme (3): Teror Perang Suci dan Teks Kitab Suci

29 April 2026 - 21:56 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri-9): Ketergantungan Massal Candu di Batavia

26 April 2026 - 17:03 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme (1): Ketika Kekerasan Jadi Pilihan Aksi

22 April 2026 - 18:54 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 8): Kejahatan di Jalur Emas

17 April 2026 - 15:34 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 6): Jagoan, Bandit, dan Hukum yang Timpang

15 April 2026 - 19:24 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 5): Jaringan Gelap di Bawah Bayang Layar!

14 April 2026 - 18:27 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 4): Glodok Dari Segregasi ke Pembantaian

13 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Headline