Menu

Mode Gelap

Nasional

Kemkes: Dari 40 Juta Target Skrining, Baru Tercapai 4 Juta

badge-check


					Skrining payudara Perbesar

Skrining payudara

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan skrining kanker sebagai langkah deteksi dini. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa banyak jenis kanker memiliki peluang sembuh yang tinggi apabila ditemukan pada stadium awal.

Ajakan tersebut disampaikan sebagai bagian dari penguatan program Cek Kesehatan Gratis yang menjadi salah satu strategi pemerintah dalam meningkatkan pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular, termasuk kanker.

Menurut Menkes, salah satu tantangan terbesar dalam upaya pengendalian kanker di Indonesia adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Banyak orang baru memeriksakan diri ketika gejala sudah muncul atau penyakit memasuki stadium lanjut, sehingga peluang keberhasilan pengobatan menjadi lebih kecil.

Untuk memperluas akses deteksi dini, pemerintah menargetkan skrining kanker payudara bagi perempuan berusia di atas 30 tahun melalui fasilitas pelayanan kesehatan, terutama puskesmas. Kemenkes juga telah mendistribusikan sekitar 10.000 alat ultrasonografi (USG) ke berbagai daerah serta memberikan pelatihan kepada tenaga kesehatan agar skrining dapat dilakukan secara lebih merata.

Meski layanan terus diperluas, tingkat partisipasi masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah. Dari target sekitar 40 juta perempuan yang diharapkan mengikuti skrining kanker payudara, baru sekitar 4 juta orang yang telah memanfaatkan layanan tersebut. Namun, dari pemeriksaan itu berhasil ditemukan sekitar 1.700 kasus kanker sehingga pasien dapat segera memperoleh penanganan medis.

Kemenkes menilai deteksi dini merupakan kunci untuk menekan angka kematian akibat kanker sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien. Melalui skrining rutin, penyakit dapat diketahui lebih cepat sehingga pilihan terapi menjadi lebih efektif dan peluang kesembuhan semakin besar.

Pemerintah berharap masyarakat tidak lagi ragu memanfaatkan layanan skrining yang tersedia di fasilitas kesehatan. Selain membantu menemukan penyakit sejak dini, pemeriksaan rutin juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya hidup sehat dan mencegah komplikasi yang lebih berat di kemudian.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PT Dok Dinyatakan Pailit: Tinggalkan Utang Rp427 Miliar, 637 Orang Jadi Pengangguran

2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kadin Jatim Ingatkan RPMK Bisa Matikan Industri Tembakau

2 Juli 2026 - 20:01 WIB

Gudang Narkotika Sindikat Internasional Ditemukan di Gresik

2 Juli 2026 - 19:16 WIB

Nona Empat Cewek Indonesia yang Sukses Menembus Blantika Musik Dunia

2 Juli 2026 - 15:34 WIB

Warga Plemahan Desak PT SGP Berhenti Operasi Selama Instalasi Limbah Belum Diperbaiki Sesuai Standar

2 Juli 2026 - 14:45 WIB

DPRD Bontang Berencana Anggarkan Rp24 Juta/ Tahun untuk Beli Kopi Jadi Pergunjingan Warga

2 Juli 2026 - 13:27 WIB

Kunjungan Kerja ke PT Java Fortis, Komisi B DPRD Jombang Cek Manfaat bagi Pembangunan

2 Juli 2026 - 12:48 WIB

Dr. Wong Chung Chek, The Most Wanted Doctor, Ahli Bedah Tulang Belakang Terkemuka di Asia-Pasifik

2 Juli 2026 - 10:51 WIB

Bahan Kimia Obat Ditemukan pada 12 Obat Bahan Alami

1 Juli 2026 - 20:10 WIB

Trending di Nasional