Penulis: Jacobus E. Lato | Editor: Priyo Suwarno
JEPANG, SWARAJOMBANG.COM – “Oleh-oleh” mewah Presiden Prabowo dari Jepang: komitmen investasi gila-gilaan US$22,6 miliar (Rp384,2 triliun)! Langsung dari Japan–Indonesia Business Forum di Tokyo, ini bukti Indonesia jadi “magnet investasi dunia” yang bikin investor Jepang klepek-klepek.
Kesepakatan ini disaksikan langsung Prabowo, mencerminkan kepercayaan tinggi terhadap prospek ekonomi RI. Pemerintah janji kawal agar cepat terealisasi, perkuat kemitraan jangka panjang via MoU bisnis. Sebelumnya sudah ada sinyal di Expo Osaka 2025, kini makin mantap.
Prabowo mengatakan, “Jepang bawa kualitas investasi, disiplin, teknologi, dan komitmen jangka panjang. Itulah kenapa investasi mereka dihormati dunia, dan saya sangat hargai hubungan ini secara pribadi.”
“Sekarang kita tawarkan kemitraan nyata: mitra yang siap bangun industri, transfer teknologi, dan tumbuh bareng,” tegasnya.
“Dalam transformasi strategis, pendekatan kami praktis-pragmatis. Proyek harus layak, bisa dibiayai bank, beri manfaat dan ROI nyata. Dikombinasikan sumber daya, pertumbuhan, dan skala kita, ini saling untung buat keduanya.”
Pernyataan PM Jepang Sanae Takaichi
“Ini luar biasa, diskusi intensif dengan Presiden Prabowo konfirmasi kerja sama kuat untuk kawasan lebih makmur,” ujarnya.
“Dukungan berkelanjutan buat industri Indonesia, termasuk SDM dan sektor AI.”
“Di situasi global menantang, kemitraan RI-Jepang strategis banget untuk Indo-Pasifik bebas, terbuka, kuat, dan makmur.”
Rincian Komitmen (11–13 Paket, Total US$22,6 Miliar)
Investasi tersebar di sektor strategis:
-
Energi, karbon, metanol biru – MoU PT Pupuk Kaltim dengan mitra Jepang untuk produksi metanol dari emisi CO₂ di Bontang (teknologi carbon capture).
-
Kendaraan listrik & baterai EV – Pabrik sel baterai di Karawang (konsorsium Jepang), ekosistem hulu-hilir 15 GWh/tahun, target produksi penuh 2028.
-
Teknologi canggih & AI – Dukungan pengembangan AI, industri high-tech, transfer teknologi, pelatihan SDM untuk daya saing manufaktur.
-
Infrastruktur & kota cerdas – Proyek smart city, transportasi, logistik modern dukung urbanisasi.
-
Keuangan & jasa – Kemitraan perbankan, asuransi, pembiayaan infrastruktur.**











