Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Jepang Belanja 1200 Rudal Senilai Rp59,2 Triliun ke Amerika

badge-check


					Untuk pertahanan, Jepang telah membeli sebanyak 1200 unit rudal jenis AIM-120 senilai Rp 58,2 Triliun ke Amerika Serikat. Foto: prnewswire.com Perbesar

Untuk pertahanan, Jepang telah membeli sebanyak 1200 unit rudal jenis AIM-120 senilai Rp 58,2 Triliun ke Amerika Serikat. Foto: prnewswire.com

Penulis: Jacobus E. Lato  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, TOKYO – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyetujui penjualan rudal air to air (udara ke udara) AIM-120D-3 dan AIM-120C-8 dan peralatan terkait ke Jepang senilai USD3,64 miliar atau setara Rp59,2 triliun.

Dikutip Sputnik, Jumat, 3 Januari 2025, kesepakatan penjualan itu disampaikan Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS. Kesepakatan ini semakin mempererat hubungan kedua negara.

“Departemen Luar Negeri AS telah membuat keputusan yang menyetujui penjualan militer asing kepada Pemerintah Jepang untuk rudal air to air jarak menengah canggih AIM-120D-3 dan AIM-120C-8 (AMRAAM) serta peralatan terkait dengan perkiraan biaya sebesar USD3,64 miliar,” kata Pentagon dalam sebuah pernyataan.

Total rudal canggih tipe AIM-120 yang dibeli Jepang sebanyak 1.200. Penjualan ini akan meningkatkan kemampuan Jepang untuk melawan ancaman yang ada saat ini dan di masa depan. Kesepakatan ini mendukung kebijakan luar negeri dan kepentingan keamanan AS.

AS dan Jepang memang punya hubungan yang baik. Sejak akhir abad ke-20, AS dan Jepang memiliki hubungan yang kuat dan aktif dalam bidang politik, ekonomi dan militer. Pejabat Pemerintah AS umumnya menganggap Jepang sebagai salah satu sekutu dan mitra terdekatnya.

AIM-120D-3 dan AIM-120C-8, yang merupakan varian dari Advanced Medium-Range Air-to-Air Missile (AMRAAM). Jepang mengajukan permintaan untuk pembelian hingga 1.200 unit dari kedua jenis rudal tersebut.

Penjualan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pertahanan Jepang dalam menghadapi ancaman di kawasan Asia-Pasifik, serta mendukung kebijakan luar negeri dan keamanan nasional AS. Penjualan ini juga mencakup berbagai peralatan pendukung yang diperlukan untuk operasionalisasi rudal tersebut, yang diharapkan dapat memperkuat stabilitas politik dan ekonomi di kawasan tersebut.

Specifikasi Rudal:

  • Rudal Taktis Udara-Ke-Udara: Rudal AIM-120D-3 dirancang untuk menghambat serangan musuh udara
  • Hughes Aircraft Co. dan Raytheon Co.: Perusahaan yang bertanggung jawab atas pengembangan dan produksi rudal ini
  • Panjang: 366 cm
  • Diameter: 17,78 cm
  • Lebar Sayap: 52,58 cm
  • Berat: 150,75 kg
  • Sejauh 180 km, meskipun awalnya dijelaskan memiliki jangkauan sekitar 100-110 km seperti varian sebelumnya, AIM-120D-3 telah ditunjukkan mampu menjangkau target sejauh 180 km dalam tes terakhir
  • Supersonik, dengan kecepatan maksimal Mach 4 (seperti varian sebelumnya)
  • Terminal Radar Aktif/Tengah Jalur Inersial: Menggunakan radar aktif untuk menargetkan dan menghantar informasi ke rudal, sehingga tidak bergantung pada sistem kendali tembakan pesawat utama
  • Fragmentasi Ledakan: Desain hulu ledak yang dapat merobohkan target dengan efektivitas tinggi

Rudal AIM-120D-3 merupakan varian terbaru dari AMRAAM yang telah melalui proses pengujian intensif dan telah menunjukkan performa canggih dalam menghambat target udara. Dengan spesifikasi yang ditingkatkan, termasuk panjang jangkauan yang lebih luas dan sistem panduan yang akurat, AIM-120D-3 menjadi senjata andalan bagi Angkatan Udara AS dan sekutunya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

3 Mei 2026 Beberapa Harga Pangan Naik

3 Mei 2026 - 19:18 WIB

BP-AKR Tahan Harga Bensin, Solar Melonjak Rp10.940/Liter

1 Mei 2026 - 20:39 WIB

Ketua Kadin: Pelaku Usaha Seperti Ayam Petelur Stres

30 April 2026 - 19:43 WIB

Dugaan Korupsi Rp 268 Miliar, Kejati Menahan Arinal Djunaidi Mantan Gubernur Lampung

28 April 2026 - 23:32 WIB

163 Gerai KDMP Jombang Sudah Rampung 100 %, Hari Purnomo: Masalah Utama Ketersediaan Lahan

28 April 2026 - 16:11 WIB

Ujicoba B50 untuk Diesel Lokomotif KAI Lempuyangan – Yogyakarta, Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun/ Tahun

27 April 2026 - 18:40 WIB

Kementrian ESDM uji coba BBM B50, pafa mesin diesel KAI . Jika uji coba ini sukses maka RI bisa beremat devisa hingga Rp 157 triliun/ tahun. Foto: Liputan6

ESDM Dorong Energi Alternatif, CNG dan DME Jadi Opsi

27 April 2026 - 15:56 WIB

B50 Perkuat Ketahanan Energi, Indonesia Tak Lagi Impor Solar

27 April 2026 - 15:41 WIB

Dunia Terpukul Kenaikkan Harga Minyak Mentah $US107/Barel, Subsudi BBM RI Bisa Melonjak Hingga Rp500 Triliun

27 April 2026 - 10:56 WIB

Ilustrasi kenaikkan harga minyak dunia Senin, 27 April 2026, tembus $US107/ barel kondisi ekonomi dumia masih mencekam. Foto: liputa6
Trending di Ekonomi