Menu

Mode Gelap

Nasional

Jauh dari Kanada ke Labuhan Bajo, Marc Lamy Polisi Militer Ini Ditemukan Tewas di Dalam Kamar Hotel

badge-check


					Petugas tenga melakukan evakuasi jenazah Marc Lamy, 62, bawa identitas sebagai polisi militer tentara Kanan, ditemukan meninggal duani di hotel Green Hill, Labuhan Bajo, Jumat 13 Febarui 2026. Foto: ist Perbesar

Petugas tenga melakukan evakuasi jenazah Marc Lamy, 62, bawa identitas sebagai polisi militer tentara Kanan, ditemukan meninggal duani di hotel Green Hill, Labuhan Bajo, Jumat 13 Febarui 2026. Foto: ist

Penulis: Eko Wienarto | Editor: Priyo Suwarno

LABUHAN BAJO, SWARAJOMBANG.COM – Warga Negara Asing (WNA) asal Kanada, Marc Lamy (62), ditemukan tewas tergantung di kamar Hotel Greenhill Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (13/2).

Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi wartawan.

Korban ditemukan dalam posisi duduk tersandar dinding dekat kamar mandi, dengan leher terjerat tali yang diikat ke lemari.

Jenazah dievakuasi ke RSUD Komodo Labuan Bajo untuk visum, dan hasilnya tidak menemukan luka kekerasan atau kekacauan di kamar nomor 11.

Polisi menduga pria itu bunuh diri, tanpa tanda kekerasan atau indikasi kriminal di tempat kejadian (TKP).

Korban terakhir terlihat hidup di restoran hotel pada malam 12 Februari 2026. Polisi menduga ia mantan anggota militer Kanada setelah menemukan kartu anggota Angkatan Bersenjata Kanada (Canadian Armed Forces), kartu polisi militer Kanada, serta lencana polisi militer atas namanya di kamar.

Selain itu, ada kertas berisi kontak darurat yang ditulis korban dengan tinta biru: “Emergency contact Caroline Bedard, 2595 Rue Lapointe, Quebec QC Canada G1W 1A9, 418-456-6083”. Tidak ada surat wasiat atau catatan bunuh diri eksplisit lainnya.

Korban baru menginap satu malam di hotel tersebut. Polisi telah berkoordinasi dengan KBRI Kanada untuk notifikasi keluarga, sementara jenazah disimpan di kamar mayat RSUD Komodo. Tim Inafis Polres Manggarai Barat turut terlibat dalam olah TKP, evakuasi jenazah, dan pengamanan barang bukti.

Kronologi

  • 12 Februari 2026, malam hari: Marc tiba di Labuan Bajo dari Singapura melalui penerbangan langsung. Ia memesan kamar nomor 11 sekitar pukul 19.00 WITA, dan terlihat aktif di restoran hotel serta saat petugas memeriksa pemanas air.

  • 13 Februari 2026, pagi hari (~09.15 WITA): Staf hotel mengetuk pintu untuk konfirmasi sarapan, tapi tidak ada respons. Petugas housekeeping melihat Marc duduk di pinggir tempat tidur saat cek kamar, sehingga pembersihan ditunda.

  • 13 Februari 2026, ~13.40 WITA: Petugas housekeeping membuka kamar untuk bersih-bersih rutin, lalu menemukan Marc tewas dalam posisi duduk bersandar dinding dekat kamar mandi, leher terjerat tali yang diikat ke lemari. Kamar tampak bersih tanpa kekacauan.

  • 13 Februari 2026, siang-sore: Polres Manggarai Barat (di bawah Kasat Reskrim AKP Lufthi Darmawan Aditya) mengolah TKP bersama Tim Inafis, lalu evakuasi jenazah ke RSUD Komodo untuk visum. Hasil visum mengonfirmasi tidak ada tanda kekerasan, hanya ciri-ciri gantung diri.

  • Temuan di TKP: Surat kontak darurat (Caroline Bedard, Quebec, Kanada), paspor, kartu anggota polisi militer Kanada, serta lencana militer. Tidak ada surat wasiat bunuh diri eksplisit.

  • 13-14 Februari 2026: Koordinasi dengan Imigrasi Labuan Bajo dan KBRI Kanada untuk notifikasi keluarga; jenazah sementara di kamar mayat RSUD Komodo. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Peringatan Tahun Baru Hijriah 1448, Ketua DPRD Hadi Atmaji Hadiri Acara Doa Bersama di Pendopo Pemkab Jombang

17 Juni 2026 - 14:00 WIB

Rencana PHK 1.000 Karyawan PT SGS Masuk dalam RDP Komisi D DPRD Jombang

17 Juni 2026 - 12:46 WIB

Pesawat Pembom Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh, Amerika Alami Kerugian Rp1,340 Triliun

17 Juni 2026 - 08:53 WIB

Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap, Kendati BBM Nonsubsidi Naik

16 Juni 2026 - 20:56 WIB

Gaji Selama Enam Bulan untuk Korban PHK

16 Juni 2026 - 20:41 WIB

Pencuri Datangi Rumah Korban Minta Maaf dan Berdamai di Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 18:13 WIB

Pelaki dan korban sebelumnya sudah sepakat damai, lalu mencabut perkara di Polsek Pungging, Mojokerto

Palu Diguncang Gempa Magnetudo 6.7, Muncul Laporan Gedung dan Korban Luka

16 Juni 2026 - 16:33 WIB

Diskon 30 Persen KA Pandalungan Relasi Jember-Gambir 18 Juni 2026

15 Juni 2026 - 20:36 WIB

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:28 WIB

Trending di Nasional