Menu

Mode Gelap

Lifestyle

Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari Kurangi Risiko Penyakit Ginjal

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Penyakit ginjal kronis adalah salah satu penyakit tidak menular yang paling umum, berkembang secara diam-diam dan seringkali baru terdeteksi pada stadium lanjut. Sebagian besar kasus penyakit ginjal terkait erat dengan faktor risiko seperti diabetes, hipertensi, obesitas, dan gaya hidup kurang aktif.

Menjaga rutinitas olahraga teratur, terutama berjalan kaki, dianggap sebagai tindakan sederhana dan berbiaya rendah yang menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan secara keseluruhan, termasuk fungsi ginjal.

Pengaruh Jalan Kaki
Berjalan kaki membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi beban pada ginjal.

Ginjal berfungsi untuk menyaring darah, menghilangkan produk limbah, dan menjaga homeostasis. Ketika sirkulasi darah dalam tubuh baik, jumlah darah yang mencapai ginjal stabil, sehingga membantu organ-organ ini berfungsi lebih efisien.

Berjalan kaki secara teratur membantu meningkatkan sirkulasi darah, meningkatkan pasokan oksigen dan nutrisi ke jaringan, termasuk ginjal. Akibatnya, ginjal tidak perlu bekerja sekeras itu untuk melakukan fungsi penyaringannya, sehingga mengurangi tekanan pada unit filtrasi glomerulus.

Selain itu, olahraga membantu menjaga elastisitas pembuluh darah, membatasi pengerasan arteri – faktor yang dapat mengganggu fungsi ginjal seiring waktu.

Kadar Gula
Diabetes adalah penyebab utama penyakit ginjal kronis. Kadar gula darah tinggi yang berkepanjangan dapat merusak pembuluh mikro di glomerulus, yang menyebabkan gangguan fungsi filtrasi. Banyak penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki selama 30 menit sehari meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga mendukung pengendalian gula darah yang lebih efektif. Ketika kadar gula darah dipertahankan pada tingkat yang stabil, risiko kerusakan ginjal akibat diabetes berkurang secara signifikan.

Secara khusus, berjalan kaki setelah makan telah terbukti membantu menurunkan kadar gula darah setelah makan – faktor penting dalam pengelolaan penyakit.

Berjalan kaki membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi beban pada ginjal.

Tekanan Darah
Tekanan darah tinggi adalah penyebab penyakit ginjal paling umum kedua. Tekanan darah tinggi yang berkepanjangan merusak dinding pembuluh darah dan struktur penyaringan di ginjal. Berjalan kaki adalah bentuk olahraga aerobik ringan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah secara alami. Mempertahankan kebiasaan ini cenderung menstabilkan tekanan darah, sehingga mengurangi risiko kerusakan ginjal.

Beberapa penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa orang yang rutin melakukan aktivitas fisik memiliki tingkat perkembangan penyakit ginjal yang lebih lambat dibandingkan dengan mereka yang kurang aktif.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Penampilan No Na di THE FIRST TAKE Tuai Pujian

12 Mei 2026 - 18:43 WIB

“Menolak Punah” dan “Pesta Babi”: Antara Kebenaran, Perjuangan dan Larangan!

9 Mei 2026 - 21:46 WIB

Calon Cobek Terbesar di Indonesia untuk Festival Rujak Uleg 2026 Hari Jadi 733 Surabaya

9 Mei 2026 - 20:35 WIB

BPOM Rilis Daftar Kosmetik Mengandung Bahan Terlarang

7 Mei 2026 - 20:04 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:48 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital Makin Berkibar, Jadi Pilihan Pasien Indonesia 

22 April 2026 - 11:56 WIB

Nyeri dan Mata Kanan Kabur Setelah Ditato

20 April 2026 - 21:16 WIB

Cegah Diabetes Sejak Dini: Batas Maksimal Gula Harian

15 April 2026 - 17:28 WIB

Komdigi: Ratusan Ribu Akun TikTok DIbekukan

14 April 2026 - 20:37 WIB

Trending di Lifestyle