Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Iran Membantah Klaim Israel Telah Menewaskan Jenderal Amir Hatami

badge-check


					Jenderal Amir Hatami, komandan tertinggi Angkatan Darat Iran. Foto: Ist Perbesar

Jenderal Amir Hatami, komandan tertinggi Angkatan Darat Iran. Foto: Ist

Penulis: Jacobus E. Lato  | Editor: Priyo Suwarno

 IRAN, SWARAJOMBANG.COM- Kantor Pers Angkatan Darat Iran menyatakan Jenderal Amir Hatami “masih hidup dan terus menjalankan tugasnya secara aktif” setelah serangan Israel-AS pada 28 Februari 2026.

Pejabat Iran membantah laporan media Israel yang mengklaim kematiannya, menyebutnya sebagai propaganda.

Sementara media Israel dan beberapa outlet internasional melaporkan Hatami tewas di Teheran, tidak ada konfirmasi independen atau visual bukti dari Iran.

Situasi tetap tegang dengan ledakan di Teheran, tapi Iran menegaskan komandannya selamat.

Klaim Israel

Israel mengklaim telah menewaskan Jenderal Amir Hatami, Panglima Tertinggi Angkatan Darat Iran (Artesh), dalam serangan udara ke Teheran pada 28 Februari 2026.

Media Israel melaporkan kematian Hatami sebagai bagian dari operasi bersama dengan AS yang menargetkan fasilitas militer di ibu kota Iran, meski Iran belum mengonfirmasi.

Presiden AS Donald Trump mengakui “operasi tempur besar-besaran” di Iran, menuduh negara itu membangun ulang program nuklir dan rudal.

Ledakan terdengar di Teheran dan Isfahan, dengan internet serta sambungan seluler Iran mati total.

Klaim ini muncul di tengah ketegangan tinggi, di mana pejabat Iran memperingatkan pembalasan “yang menghancurkan”.

Trump memperingatkan Garda Revolusi Iran agar menyerah atau menghadapi kehancuran total.

Serangan ini melanjutkan pola sebelumnya, seperti klaim Israel atas Jenderal Ali Shadmani (Kepala Staf Perang) pada Juni 2025.

Siapa Hatami

Hatami lahir tahun 1965 di Zanjan, Iran, dan memulai karier militernya di Operasi Mersad selama Perang Iran-Irak.

Ia menjabat Menteri Pertahanan Iran dari 2017 hingga 2021 di bawah Presiden Hassan Rouhani, sebagai perwira pertama dari Artesh dalam dua dekade tersebut.

Pada Juni 2025, Ayatollah Ali Khamenei menunjuknya sebagai Panglima Angkatan Darat menggantikan Jenderal Seyyed Abdolrahim Mousavi setelah serangan Israel.

Baru-baru ini pada Januari 2026, ia memperingatkan Israel dan AS bahwa “jari kami sudah di pelatuk senjata” di tengah eskalasi ketegangan.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komdigi Bantah Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari

25 September 2026 - 21:23 WIB

451.000 Nyawa di Dunia Terancam Melayang Akibat Gelombang Panas Super El Niño

25 September 2026 - 21:06 WIB

O Smach RS Misterius untuk Ambil Organ Migran secara Paksa, Ada Ruang Mirip Markas Polri

25 September 2026 - 19:40 WIB

Komisi C DPRD Jombang Soroti Proyek Revitalisasi 120 PAUD- SMP Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:58 WIB

KPK Geledah Tiga Lokasi Sekalihus, Terkait Kasus OTT Lampri di ATR/BTN Bogor

25 September 2026 - 11:35 WIB

Yetty Krystianti Kakantah ATR/ BTN Mojokerto Menghilang sejak Kantornya Digeledah KPK

25 September 2026 - 00:09 WIB

Oknum Diknas Bangkalan Dilaporkan Palak 10% dari Rp38 Juta Anggaran Revitalisasi 180 SD/SMP

24 September 2026 - 21:15 WIB

GAPASDAP Siap Angkut Mobil Listrik, Waspadai Ion-Lithium

24 September 2026 - 19:54 WIB

Trending di Nasional