Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Insentif Ekonomi, Ada Diskon Lebaran 2026 untuk Pesawat, Kereta, Kapal hingga Tol

badge-check


					Insentif Ekonomi, Ada Diskon Lebaran 2026 untuk Pesawat, Kereta, Kapal hingga Tol Perbesar

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Pemerintah kembali memberikan paket stimulus ekonomi selama periode libur Hari Raya Idulfitri atau Lebaran pada 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan jika total insentif yang diberikan tercatat sekitar Rp12 triliun.

“Dalam jangka pendek, pemerintah menyiapkan paket stimulus sebesar Rp12,83 triliun untuk menjaga daya beli dan mobilitas masyarakat,” ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (3/2/2026). “Ini untuk tiketnya, tapi hanya kelas ekonomi dan penerbangan domestik,” kata Airlangga.

Airlangga bilang hal ini dilakukan oleh pemerintah untuk menggerakkan perekonomian di kuartal I-2026, lantaran hal tersebut dianggap krusial.

Sayangnya, Airlangga belum menyebutkan tanggal diberlakukannya insentif transportasi tersebut.

“Nah nanti ada jadwalnya, akan diberikan jadwal dan karena transportasi kan bisa dipesennya secara online. Nah tentu dalam website daripada penerbangan, kereta api maupun kapal laut nanti akan di-announce.” tambahnya.

Berikut merupakan daftar insentif transportasi yang diberikan pemerintah dalam rangka libur Hari Raya Idulfitri atau Lebaran pada 2026.

Diskon Penerbangan
Pemerintah kembali akan memberikan diskon penerbangan. Tak tanggung-tanggung, diskon yang akan diberikan oleh pemerintah tersebut adalah sebesar 16% dari total tiket pesawat. Diskon penerbangan yang diberikan berupa PPN Ditanggung pemerintah, diskon Airport Tax sebesar 50% dan juga diskon Avtur. Namun, Airlangga mengingatkan bahwa diskon ini hanya berlaku untuk penerbangan domestik di kelas ekonomi.

Diskon Kereta Api
Airlangga menyebut bahwa pemerintah akan memberikan diskon tiket kereta api sebesar 30% di periode Lebaran tahun ini. Diskon ini tak berbeda apabila dibandingkan dengan diskon pada saat periode Natal dan Tahun Baru lalu. Pada periode tersebut, diskon diberikan ke perjalanan kereta api ke berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatra.

Diskon Kapal Laut
Pemerintah memberikan diskon sebesar 30% bagi perjalanan kapal laut pada periode Lebaran 2026. Diskon ini lebih besar apabila dibandingkan dengan diskon yang dikucurkan oleh pemerintah pada periode Natal dan Tahun Baru yang lalu yakni sebesar 20%. Sebagai gambaran saja, di periode tersebut pemerintah memberikan kuota diskon bagi 405.881 penumpang.

Diskon Tarif Tol
Selain transportasi umum, pemerintah juga memberikan diskon untuk tarif tol. Airlangga bilang di periode lebaran ini, diskon yang diberikan adalah sebesar 20%. Tarif diskon tersebut tak berubah apabila dibandingkan dengan diskon tarif di tahun 2025 yang lalu. Biasanya, diskon ini berlaku di periode arus mudik lebaran dan periode arus balik lebaran.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BP-AKR Tahan Harga Bensin, Solar Melonjak Rp10.940/Liter

1 Mei 2026 - 20:39 WIB

Ketua Kadin: Pelaku Usaha Seperti Ayam Petelur Stres

30 April 2026 - 19:43 WIB

Dugaan Korupsi Rp 268 Miliar, Kejati Menahan Arinal Djunaidi Mantan Gubernur Lampung

28 April 2026 - 23:32 WIB

163 Gerai KDMP Jombang Sudah Rampung 100 %, Hari Purnomo: Masalah Utama Ketersediaan Lahan

28 April 2026 - 16:11 WIB

Ujicoba B50 untuk Diesel Lokomotif KAI Lempuyangan – Yogyakarta, Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun/ Tahun

27 April 2026 - 18:40 WIB

Kementrian ESDM uji coba BBM B50, pafa mesin diesel KAI . Jika uji coba ini sukses maka RI bisa beremat devisa hingga Rp 157 triliun/ tahun. Foto: Liputan6

ESDM Dorong Energi Alternatif, CNG dan DME Jadi Opsi

27 April 2026 - 15:56 WIB

B50 Perkuat Ketahanan Energi, Indonesia Tak Lagi Impor Solar

27 April 2026 - 15:41 WIB

Dunia Terpukul Kenaikkan Harga Minyak Mentah $US107/Barel, Subsudi BBM RI Bisa Melonjak Hingga Rp500 Triliun

27 April 2026 - 10:56 WIB

Ilustrasi kenaikkan harga minyak dunia Senin, 27 April 2026, tembus $US107/ barel kondisi ekonomi dumia masih mencekam. Foto: liputa6

Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Selama 60 Hari Agar Tekan Harga

26 April 2026 - 19:33 WIB

Trending di Ekonomi