Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Priyo Suwarno
SUMATERA BARAT, SWARAJOMBANG.COM– Gunung Marapi di Sumatra mengalami aktivitas erupsi yang signifikan, dengan gumpalan abu putih dan abu-abu hitam yang membumbung tinggi antara 250 hingga 1.500 meter di atas puncak, pada pukul Kamis, 3 April 2025, pukul 07.12 WIB.
Gunung Marapi terletak di Sumatera Barat, Indonesia, dan secara administratif berada di dua kabupaten: Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, pada titik koordinat 0°22′50″S 100°28′24″E.
Secara geografis, lokasi gunung ini berada di antara ketiga wilayah tersebut dan juga dekat dengan Kotamadya Padang Panjang. Ketinggian Gunung Marapi mencapai 2.891 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di Sumatera.
Kolom abu yang dihasilkan dari erupsi mencapai ketinggian sekitar 1.500 meter dan teramati berwarna kelabu, dengan arah penyebaran cenderung ke timur. Abu vulkanik ini dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan pernapasan bagi penduduk yang tinggal di sekitar gunung, terutama bagi mereka yang memiliki masalah pernapasan.
Warga di sekitar lereng gunung melaporkan terdengarnya suara dentuman keras saat erupsi terjadi, yang dapat menimbulkan ketakutan dan kepanikan di kalangan penduduk. Dengan adanya erupsi, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah, yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari dan kegiatan ekonomi lokal.
Masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai yang berhulu di Gunung Marapi juga diingatkan tentang potensi bahaya banjir lahar hujan, terutama saat musim hujan. Hal ini dapat mengancam keselamatan dan harta benda mereka.
Gunung Marapi saat ini berada pada Level II (Waspada), dan pihak berwenang telah mengeluarkan rekomendasi untuk meningkatkan kewaspadaan di kalangan masyarakat serta memantau perkembangan aktivitas vulkanik lebih lanjut.
Gempa Maluku
Sebelumnya, terjadi gempa berkekuatan 6,0 SR mengguncang Laut Maluku pada tanggal 2 April 2025.
Gempa bumi ini merupakan bagian dari serangkaian peristiwa seismik baru-baru ini di Indonesia, yang telah mengalami beberapa gempa bumi penting di wilayah tersebut selama beberapa bulan terakhir.
Kedua peristiwa tersebut menyoroti aktivitas geologi yang sedang berlangsung di Indonesia, yang terletak di Cincin Api Pasifik, yang membuatnya rentan terhadap letusan gunung berapi dan gempa bumi. Pemerintah setempat terus memantau perkembangan ini untuk memastikan keselamatan publik. **