Menu

Mode Gelap

Pendidikan

Gandeng Polisi Mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur Gelar Sosialisasi Kenakalan Remaja

badge-check


					SOSIALIASI - Acara sosialisasi mengenai kenakalan remaja di SMA Pancasila Mojowarno, Kabupaten Jombang, yang digelar mahasiswa KKN Mojowarno, Kabupaten Jombang, Senin (29/7/2024). (Foto: Istimewa) Perbesar

SOSIALIASI - Acara sosialisasi mengenai kenakalan remaja di SMA Pancasila Mojowarno, Kabupaten Jombang, yang digelar mahasiswa KKN Mojowarno, Kabupaten Jombang, Senin (29/7/2024). (Foto: Istimewa)

Penulis: Muhammad Tauhid | Editor: Ipong D Cahyono

JOMBANG, SWARAJOMBANG.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPN Veteran Jawa Timur menggelar kegiatan sosialisasi mengenai kenakalan remaja di SMA Pancasila Mojowarno, Kabupaten Jombang, Senin (29/7/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan akan kesadaran para siswa tentang dampak negatif kenakalan remaja dan pentingnya menjaga perilaku positif.

Acara ini menghadirkan narasumber dari dari kepolisian Polsek Mojowarno yang memberikan pemaparan mendalam mengenai isu tersebut.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh puluhan siswa serta beberapa guru dan staf sekolah, dengan mengusung tema Remaja Cerdas, Masa Depan Gemilang menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para remaja tentang bahaya kenakalan remaja saat ini.

Ketua tim KKN Mojowarno, Kian Zaky Hermawan menyampaikan bahwa peran pendidikan sangat penting dalam membentuk karakter para remaja, agar terhindar dari kenakalan.

“Kami percaya bahwa peran pendidikan sangat penting dalam membentuk karakter remaja. Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu para siswa untuk memahami dampak buruk kenakalan remaja dan bagaimana cara menghindarinya,” ujar Kian Zaky.

Dalam acara ini sebagai narasumber utama dari Kepolisian Sektor (Polsek) Mojowarno, Aipda Taufan Effendi dengan memberikan materi yang berfokus pada berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti tawuran, bullying, penyalahgunaan narkoba, dan tindakan kriminal lainnya.

Aipda Taufan Effendi juga menjelaskan konsekuensi hukum yang dapat dihadapi oleh remaja yang terlibat dalam tindakan kenakalan.

“Kami dari kepolisian selalu siap membantu dan memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama para remaja, agar mereka tidak terjerumus dalam pergaulan negatif. Penting bagi kalian untuk memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi,” tegas Taufan Effendi.

Selain pemaparan materi, acara ini juga diisi dengan sesi tanya jawab yang interaktif.

Para siswa cukup antusias mengajukan pertanyaan seputar kenakalan remaja dan cara menghindarinya.

Beberapa siswa juga berbagi pengalaman pribadi mereka yang terkait dengan tekanan teman sebaya dan cara mereka menghadapinya.

Sementara Kepala Sekolah SMA Pancasila Mojowarno, M. Nur Husaini S.Pd mengapresiasi kegiatan ini dan berharap sosialisasi semacam ini dapat terus dilakukan secara berkala.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para siswa-siswi kami. Mereka mendapatkan pengetahuan yang sangat penting dan bisa menjadi bekal mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujar Nur Husaini.

Salah satu siswa dari kelas XII SMA Pancasila mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga dari kegiatan sosialisasi ini.

Ia mengatakan bahwa sosialisasi tentang bahaya kenakalan remaja dan pencegahannya merupakan hal yang harus ditanamkan pada usia remaja di Indonesia sekarang ini.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program KKN UPN Veteran Jawa Timur yang berlangsung selama dua minggu di Desa Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Selain sosialisasi kenakalan remaja, para mahasiswa juga mengadakan berbagai kegiatan lain seperti penyuluhan kesehatan, pelatihan keterampilan, dan kegiatan sosial lainnya.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para siswa SMA Pancasila Mojowarno dapat lebih memahami dampak buruk kenakalan remaja dan termotivasi untuk menjaga perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur juga berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi para siswa dan sekolah. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pintu DPRD Jombang Telah Dibuka: Bahas Kelahiran Bung Karno di Ploso Bersama TACB dan Pemerhati Sejarah

25 April 2026 - 11:51 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme(2): Krypteia adalah Polisi Pembunuh Rahasia di Sparta

24 April 2026 - 22:00 WIB

Peringatan Hati Bumi, Tanam Pohon dan Bunga di Lingkungan Kantor Pemkab Jombang

24 April 2026 - 08:29 WIB

Ibu ibu PKK dan ASN di kantor pemkab Jomban, menanan pohon dan bunga peringati Hari Bumi, Rabu 23l2 April 2026. Foto: jombangksb.go.id

Pelatihan Wirausaha Baru Budidaya Ayam Ulu di Bandarkedungmulyo Jombang

24 April 2026 - 07:58 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme (1): Ketika Kekerasan Jadi Pilihan Aksi

22 April 2026 - 18:54 WIB

Menteri PPA Arifah Kunjungi Jombang: Sekolah Harus Jadi Benteng Aman bagi Anak Perempuan

3 April 2026 - 20:04 WIB

Jaga Learning Loss, Menko PMK Praktikno: Wacana Belajar Daring per April 2026 Dibatalkan

25 Maret 2026 - 21:59 WIB

Obat Termahal di Dunia Namanya Casgevy Rp35 M/Suntik, untuk Terapi Thalassemia dan Anemia Sel Sabit

18 Maret 2026 - 11:12 WIB

Keputusan MK: Cabut Hak Pensiun Anggota DPR, Hasil Perjuangan Lita Gading dan Syamsul

16 Maret 2026 - 18:58 WIB

Trending di News