Menu

Mode Gelap

Nasional

Disinyalir Kurma Ditambahi Pengawet, Anngota DPR Minta BPOM Razia

badge-check


					Disinyalir Kurma Ditambahi Pengawet, Anngota DPR Minta BPOM Razia Perbesar

Penulis: Mulawarman | Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) diminta segera melakukan razia terhadap produk kurma. Hal in menyusul viralnya temuan netizen terkait produk kurma yang diduga mengandung sirop glukosa dan pengawet.

Demikian disampaikan anggota Komisi IX DPR, Neng Eem Marhamah, Kamis 26 Februari 2026 di Jakarta. “Jangan biarkan pedagang nakal menyiram kurma dengan sirop glukosa tanpa memberikan keterangan jujur kepada publik,” katanya.

Politisi PKB itu juga menyoroti tidak dicantumkannya kandungan produk kurma secara transparan pada label bahasa Indonesia. Padahal, konsumen di sini berhak mengetahui informasi terkait komposisi kandungan produk kurma tersebut.

“Tindakan tegas sangat penting untuk memastikan produsen dan pedagang tidak sembarangan menjual produk yang bisa menyesatkan konsumen,” ujarnya. Apalagi, lanjut dia, mayoritas masyarakat Indonesia telah lama mempersepsikan kurma sebagai buah kesehatan dengan serat tinggi dan pemanis alami.

Menurut Neng Eem, mengonsumsi kurma bagi umat Islam di Indonesia bukan sekadar urusan nutrisi. “Ini juga bagian dari keyakinan yang didasarkan pada hadis Nabi Muhammad SAW, terutama saat memasuki Ramadan,” ujarnya.

Karena itu, Neng Eem meminta BPOM memastikan bahwa kurma yang beredar benar-benar aman. Terutama bagi penyandang diabetes yang bisa sangat terdampak oleh tambahan glukosa tersebut

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai impor kurma Indonesia menunjukkan tren signifikan selama tiga tahun terakhir. Pada 2025, misalnya, volume impor kurma mencapai 65 ribu ton dengan nilai USD94,1 juta.

Ini merupakan kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 60 ribu ton dengan nilai USD 89,5 juta. “Ini menunjukkan betapa strategisnya komoditas kurma ini bagi pasar domestik,” ujar Neng Eem.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Avanza Terlempar 20 Meter 4 Orang Tewas 5 Lukaluka, Antar Rombongan Haji Dihantam KA Argo Bromo di Grobogan

1 Mei 2026 - 15:03 WIB

Aksi Demo Buruh ke DPR Berubah Jadi Perayaan Bersama Presiden Prabowo di Monas

1 Mei 2026 - 09:51 WIB

Tasyakuran May Day, Bupati Jombang Serahkan Penghargaan kepada PUK Naker dan Perusahaan

1 Mei 2026 - 08:58 WIB

Kalahkan China, RI Negara Peringkat Kedua Ketahanan Energi Terbaik Dunia

30 April 2026 - 19:20 WIB

Gaungkan 21 Tuntutan, 6000 Buruh Sejatim Demo Grahadi

30 April 2026 - 19:08 WIB

Kebakaran Besar Melanda Apartemen Mediterania Tanjung Duren, Sebanyak 22 Damkar Dikerahkan

30 April 2026 - 14:11 WIB

Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II, Presiden: Ini Masa Depan Indonesia

30 April 2026 - 10:58 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme (3): Teror Perang Suci dan Teks Kitab Suci

29 April 2026 - 21:56 WIB

Deteksi Dini Kanker Kini Lebih Mudah Lewat Sampel Darah

29 April 2026 - 20:01 WIB

Trending di Nasional