Penulis: Elok Apriyanto | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM– Bayangkan seorang lansia yang sendirian, bingung, dan terlantar di pinggir jalan SPBU Sambong, Jombang, Jawa Timur. Itulah nasib pilu yang dialami seorang kakek yang akhirnya diamankan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Jombang berkat laporan cepat dari Kepala Desa Sambong.
Petugas Dinsos langsung bergerak. Mereka merekomendasikan evakuasi ke Rumah Pelayanan Sosial (RPS) Candi Mulyo agar kakek itu mendapat perawatan layak.
“Proses evakuasi dilakukan Satpol PP Jombang sesuai prosedur,” ungkap Kepala Dinsos Jombang, Agung Hariadi, saat ditemui Sabtu (27/12/2025).
Di RPS Candi Mulyo, asesmen awal bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) mengungkap kenyataan pahit: lansia itu terindikasi skizofrenia.
Petugas juga menemukan surat menyedihkan dari Polisi dan Dinsos Kota Tegal, yang meminta bantuan transportasi ke alamatnya. Sayang, alamat itu tak jelas, diduga kakek ini diturunkan paksa sopir bus di SPBU Sambong.
Dinsos Jombang tak menyerah. Mereka telusuri identitas dengan koordinasi lintas daerah. Dinsos Surabaya tak cocok, tapi Dinsos Tegal konfirmasi: lansia ini warga Brebes, Jawa Tengah. Pemeriksaan biometrik akhirnya ungkap rahasia: lansia itu punya anak di Tangerang.
“Happy ending!” kata Agung penuh haru. Anaknya mengaku lansia hilang sejak akhir November 2025 dan sudah dicari-cari. Keluarga konfirmasi riwayat skizofrenianya, lalu siap jemput langsung. Sebelumnya, Dinsos koordinasi dengan Programer Jiwa Dukuh Klopo, Peterongan, untuk cek kesehatan dan beri obat penenang agar perjalanan aman.
Reuni akhirnya terwujud. Anak lansia tiba Rabu, dan Kamis malam mereka pulang bersama ke Tangerang. “Terima kasih banyak atas penanganan penuh kasih Dinsos Jombang,” sampaikan keluarga dengan tulus. Kisah ini jadi pengingat, betapa pentingnya kepedulian kita pada sesama yang kesusahan.**











