Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya
SURABAYA, SWARAJOMBANG.COM-Ekstrak daun tanaman jombang atau Taraxacum Officinale (TO) dapat dipakai untuk pengobatan dan pencegahan kanker servik. Demikian dikatakan oleh Ketut Edy Sudiarta dalam pemaparan promosi doktornya, di gedung FK UB.
Pada disertasinya yang berjudul “Potensi dan Mekanisme Kerja Ekstrak Etanol Daun Taraxacum Officinale Terhadap Apoptosis, Ekspresi SOX2, Metilasi Promoter RARβ2, Ekspresi Gen RARβ2, Ekspresi Protein RARβ2 Pada Sel Punca Kanker Servik”, Ketut menganalisa potensi dan mekanisme kerja Ekstrak daun Taraxacum officinale terhadap sel punca kanker servik hasil pembiakan jaringan epidermid skuamus sel kanker dari pasien kanker servik stadium III (FIGO).
Dalam disertasinya, Ketut membahas bagaimana pengaruh ekstrak daun Traxacum officinale terhadap apoptosis, ekspresi Sox2, metilasi promotor RARβ2, ekspresi gen RARβ2, dan ekspresi protein RARβ2, didalam usaha untuk penanggulangan kanker serviks.
Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui potensi dan mekanisme kerja ekstrak etanol daun TO ini menyimpulkan bahwa TO secara signifikan menekan sitostatik sel punca kanker serviks dengan induksi apoptosis melalui supresi ekspresi Sox2, menginduksi ekspresi gen RARβ2 melalui proses demethylation promotor dan menginduksi ekspresi protein RARβ2.
TO memberikan efek lebih kuat signifikan dibandingkan RA (ANOVA, p<0,001) berarti ekstrak TO mengandung bahan aktif lain yang memiliki efek yang sama dengan RA dan dapat dikembangkan sebagai obat atau sediaan obat untuk menekan residif kanker serviks.
Manfaat Lain
Tanaman jombang merupakan salah satu tanaman obat. Tanaman-tanaman yang berkhasiat sebagai obat telah dipelajari secara ilmiah dan memiliki kandungan zat-zat atau senyawa yang secara klinis terbukti bermanfaat bagi kesehatan.Jombang diketahui dapat digunakan sebagai obat tradisional penyakit hati (hepatoprotektor), gula darah (hiperglikemia), peluruh kencing (hiperurisemi), dan juga sebagai anti radang.
Berdasarkan berbagai sumber, sebagai tanaman obat, Jombang mempunyai kandungan kimia yaitu karbohidrat berupa fruktosa dan inulin, resin, dan peptin. Ada juga yang melaporkan tanaman ini mengandung flavonoid, kumarin, asam fenolat dan turunannya, triterpenoid, steroid, dan lakton seskuiterpen.Menurut Jurnal Farmaka (2020), Jombang memiliki berbagai aktivitas farmakologi, antara lain sebagai antioksidan, antifibrosis, hepatoprotektif, antifungal, antimikroba, antiinflamasi, antiinfluenza, antidepresan, antiproliferatif. Selain itu tanaman obat ini mengandung vitamin A dan vitamin C.***











