Menu

Mode Gelap

Olahraga

Christo Popov Cetak Sejarah di French Open 2025

badge-check


					Christo Popov Perbesar

Christo Popov

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Christo Popov menjadi orang Prancis pertama yang mencapai semifinal turnamen kandang dalam 79 tahun, mengalahkan Chi Yu Jen 21-13 21-7 dalam penampilan dominan pada hari perempat final YONEX French Open 2025 .

Pemain tunggal putra Prancis terakhir yang berhasil mencapai babak akhir pertandingan kandang adalah Henri Bellizza pada tahun 1946, menjadikan pencapaian Popov sebagai momen penting bagi bulu tangkis Prancis.

Sejak awal pertandingan di Glaz Arena, Popov memegang kendali permainan, mempertahankan keunggulan poin yang baik di setiap pertandingan yang memungkinkannya untuk mengendalikan jalannya pertandingan. Upaya lawannya untuk memaksakan comeback justru menguntungkan petenis Prancis itu. “Saya rasa saya sedikit lebih agresif dan akurat. Dia membuat beberapa kesalahan dan mencoba untuk bangkit kembali karena saya memimpin hampir sepanjang pertandingan,” jelas Popov.

Perlawanan singkat dari pebulu tangkis Taipei di awal gim kedua terbukti hanya mimpi buruk karena Popov segera menegaskan kembali otoritasnya. “Pertandingan kemarin (babak 16 besar) lebih tentang bermain solid di lapangan dan menyulitkan lawan saya,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa “hari ini saya yang harus menciptakan permainan, menciptakan peluang, dan berusaha keras.”

Bermain di hadapan penonton tuan rumah yang penuh semangat menjadi bahan bakar sempurna bagi semangat Popov. “Luar biasa bermain di kandang sendiri dan penonton bersorak untuk saya, memberi saya energi dan membakar semangat,” ujarnya berseri-seri, menekankan betapa dukungan tersebut membuat tugasnya jauh lebih mudah.

Popov yakin dengan kemampuannya di semifinal. “Saya yakin saya bisa menang.”

Yang menghalanginya adalah Kunlavut Vitidsarn dari Thailand , yang berjuang keras mengalahkan Alwi Farhan 21-14 16-21 21-8. Bintang Thailand ini terbiasa mengalahkan Farhan tahun ini, memenangkan ketiga pertemuan mereka. “Terkadang saat mereka junior, mereka terburu-buru untuk mengejar ketertinggalan,” kata Vitidsarn, merefleksikan perbedaan utama antara keduanya.

Beban fisik akibat musim yang panjang mulai terlihat pada Vitidsarn, yang mengakui bahwa ia “merasa lelah” setelah finis di posisi kedua di Arctic Open dan tersingkir di perempat final Denmark Open minggu lalu.

“Saya sangat gembira dan saya pikir ini adalah musim yang bagus,” kata pemain peringkat 2 dunia itu.

Ketika ditanya tentang menjadi pemain top, ia mengungkapkan pendekatan mentalnya. “Saya fokus pada mentalitas dan performa saya,” jelasnya, meskipun ia dengan jenaka merahasiakan metodenya ketika ditanya lebih lanjut, mengakui: “Saya tidak punya rahasia, saya tidak tahu.”***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Start 17 Kiandra Bikin Kejutan Juara I Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026

26 April 2026 - 21:33 WIB

Petugas Menandu Husein ‘Pati’ Keluar Ring Pertandingan MMA di Purwodadi, KO Lawan Eko Sudariyanto

7 April 2026 - 11:03 WIB

Pembalap Indonesia Pertama Naik Podium di Brasil, Vega Ega Raih Juara III Balap Moto3 di Sirkuit Ayrton Senna

23 Maret 2026 - 09:23 WIB

Valentino Rossi Panaskan Mandalika Bersama VR46 Academy

30 Januari 2026 - 14:55 WIB

Veda Ega Pratama Resmi Jadi Red Bull Athlete!

29 Januari 2026 - 18:27 WIB

PSIM vs Persebaya: Bonek Dipulangkan, Keamanan Jadi Prioritas

25 Januari 2026 - 15:36 WIB

Hebat! SMPN 1 Mojokerto Sabet Juara PWI Mojokerto Cup 2026

24 Januari 2026 - 09:42 WIB

Carrick Bikin MU Perkasa dengan Mengurangi Durasi Latihan

20 Januari 2026 - 17:41 WIB

RDC Kapolres Jombang Cup Berhadiah Total Rp 118 Juta, Diikuti 651 Starter

19 Januari 2026 - 16:51 WIB

Trending di Headline