Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Priyo Suwarno
PROBOLINGGO, SWARAJOMBANG.COM– Bus pariwisata PO IND’S 88 yang membawa 52 penumpang dari rombongan karyawan dan keluarga Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember mengalami kecelakaan di jalur Bromo, Probolinggo, Minggu sore, 14 September 2025, diduga akibat rem blong. Rombongan ini baru saja selesai berwisata di Gunung Bromo untuk merayakan kelulusan S1.
Bus yang dikemudikan oleh Albahri, 57 tahun, kehilangan kendali saat melintas di wilayah Jatian, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Probolinggo. Sopir mengaku rem bus tiba-tiba blong sehingga menyebabkan bus menabrak pembatas jalan, pagar rumah, dan kendaraan lain.
Saat kejadian, sopir sempat membanting setir ke kanan, membunyikan klakson, dan menyalakan lampu karena kondisi lalu lintas yang padat.
Akibat kecelakaan tersebut, 8 orang meninggal dunia, termasuk seorang anak berusia 7 tahun, sementara 44 orang lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit di Probolinggo dan Jember.
Dua korban luka berat masih dirawat di RSUD Tongas dan RSUD Moh Saleh karena kondisinya belum stabil, sehingga belum dipindahkan ke RSBS Jember.
Evakuasi korban dilakukan dengan menggunakan 23 ambulans yang mengantar jenazah dan pasien luka ke RSBS Jember untuk penanganan lebih lanjut.
Sebagian korban dengan luka ringan yang awalnya dirawat di Puskesmas Sukapura dan Puskesmas Wonomerto sudah dipindahkan menggunakan kendaraan lain.
Kasat Lantas Polres Probolinggo, AKP Safiq Jundhira, menyatakan bahwa kecelakaan ini terjadi karena rem blong yang dialami bus dan mengakibatkan 8 orang tewas serta puluhan lainnya luka-luka. Sopir bus juga mengalami luka di tangan dan telah diamankan oleh Satlantas Polres.
Kapolres Probolinggo, AKBP M Wahyudin Latif, memastikan proses evakuasi serta penyelidikan kecelakaan masih berjalan.
Para korban meninggal telah disemayamkan di RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Korban yang meninggal terdiri dari pegawai RS Bina Sehat, termasuk ahli gizi dan perawat hemodialisis (HD). Kondisi para korban luka beragam, dengan beberapa dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif. Polisi masih memeriksa sopir bus dan menyelidiki penyebab kecelakaan secara menyeluruh.
Identitas korban meninggal antara lain:
-
Bella Puteri Kayila Nuryati (10), Jember
-
Hesti Purwa Wredamaya (39), Jember
-
Hendra Pratama (37), Jember
-
Wardatus Soleha (35), Jember (istri Hendra Pratama)
-
Aiza Fahrani Agustin (7), Jember (anak Hendra Pratama)
-
Arti Wibowati (34), Jember
-
Nasha Azkiya Nayyara (14), Jember
-
Desi P., Jember (data belum lengkap)
Korban yang masih menjalani perawatan di antaranya Tri Tokoh Putra (34), Fransiska Retno Suryani (46), serta seorang anak perempuan bernama Naysa (usia belum pasti), dan beberapa anggota rombongan lain dari tenaga kesehatan RSBS beserta keluarga mereka.
Jumlah luka-luka mencapai 44 orang dengan beberapa dalam kondisi luka berat, yang dirawat di rumah sakit setempat. **











