Penulis: Elok Apriyanto | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Pemkab Jombang, Jawa Timur, siap meluncurkan mutasi pejabat di awal 2026 untuk menyegarkan birokrasi. Langkah ini sekaligus akan mengisi jabatan strategis yang masih kosong.
Bupati Jombang Warsubi menjelaskan bahwa mutasi ini merupakan kelanjutan dari evaluasi kinerja pejabat belakangan ini. Hasil evaluasi menjadi acuan utama dalam merombak susunan pegawai dan menempatkan orang di posisi yang lowong.
“Insyaallah, jabatan kosong segera terisi. Prosesnya kini masih dalam tahap evaluasi,” ujar Warsubi saat ditemui pada Senin, 12 Januari 2026.
Warsubi menyebutkan, evaluasi telah menyaring sejumlah nama calon yang potensial bergeser jabatan. Meski begitu, pelaksanaan mutasi dijadwalkan setelah memasuki 2026, menunggu waktu yang pas.
“Namanya sudah terpetakan, tinggal eksekusi,” tambahnya.
Tren Positif
Warsubi belum merinci pejabat yang terdampak mutasi, tapi ia memuji kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) Jombang yang secara umum positif. Ini terlihat dari indikator pembangunan makro.
Contohnya, angka kemiskinan dan pengangguran terus turun. Bahkan, kemiskinan ekstrem di Jombang sudah berhasil dihilangkan sepenuhnya.
“Kinerja OPD secara keseluruhan bagus. Kemiskinan ekstrem nol, angka kemiskinan menurun, pengangguran juga turun drastis,” ungkapnya.
Sebelumnya, pada Selasa 31 Desember 2025, Warsubi telah mengukuhkan tiga pejabat pimpinan tinggi pratama yang menjabat lima tahun: Kepala Disdukcapil Jombang Masduqi Zakaria, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Purwanto, serta Kepala BPKAD Jombang M. Nashrulloh.
Pengukuhan itu sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017, Pasal 133, yang mengatur masa jabatan dan perpanjangan berdasarkan evaluasi serta kebutuhan organisasi.
Saat itu juga, Warsubi melantik Hartono sebagai Kepala Bapperida Jombang, mengikuti Peraturan Bupati Jombang Nomor 119 Tahun 2023.
Dengan demikian, Pemkab Jombang menunjukkan komitmen mempertahankan stabilitas birokrasi sambil merombak struktur untuk menghadapi tantangan pembangunan ke depan. **











