Penulis: Ganjar | Editor: Aditya Prayoga
SURABAYA, SWARAJOMBANG.COM– Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi membuka penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2025 dengan jumlah kuota yang luar biasa besar, yaitu 32.000 formasi.
Langkah ini diambil untuk memperkuat tim operasional yang akan menjadi ujung tombak pelayanan gizi di Indonesia. Bagi Anda yang sedang mencari peluang karier di pemerintahan, ini adalah kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan.
Rincian Formasi dan Kualifikasi Pendidikan
Sebagian besar lowongan ini diperuntukkan bagi jabatan Penata Layanan Operasional, yang kabar baiknya bisa dilamar oleh lulusan Sarjana (S1) atau Diploma IV (D-IV) dari semua jurusan.
Selain itu, terdapat formasi khusus untuk tenaga ahli di bidang Gizi dan Akuntansi. Berikut adalah rincian lengkap formasi yang dibutuhkan
1. Penata Layanan Operasional
Kuota: 31.250 kursi.
Syarat Pendidikan: S1 atau D-IV (Semua Jurusan).
2. Ahli Gizi & Dietetika
Kuota: 300 kursi.
Syarat Pendidikan: S1 atau D-IV Gizi/Dietetika.
3. Ahli Akuntansi
Kuota: 300 kursi.
Syarat Pendidikan: S1 atau D-IV Akuntansi.
4. Terampil Akuntansi
Kuota: 75 kursi.
Syarat Pendidikan: D-III Akuntansi.
5. Terampil Gizi
Kuota: 75 kursi.
Syarat Pendidikan: D-III Gizi.
Perbedaan Tugas: Penata vs Pengelola
Dalam rekrutmen ini, terdapat dua peran utama yang sering membuat pelamar bingung. Berikut perbedaannya secara sederhana:
* Penata Layanan Operasional
Fokus pada kerja teknis harian. Tugasnya meliputi pengelolaan surat, pengarsipan dokumen, merapikan data, dan memastikan urusan administrasi kantor berjalan lancar tanpa hambatan.
* Pengelola Layanan Operasional
Fokus pada manajemen dan koordinasi. Tugasnya mengatur pembagian kerja, mengawasi jalannya kegiatan, serta menyusun laporan evaluasi dan rekomendasi perbaikan layanan.
Mengapa Posisi Ini Penting?
Perekrutan ini bukan sekadar mengisi kursi kosong. BGN memiliki mandat besar untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar siswa sekolah, ibu hamil, lansia, dan kelompok rentan lainnya.
Oleh karena itu, BGN membutuhkan:
* Ahli Gizi: Untuk menyusun standar menu sehat, memantau gizi masyarakat, dan memberikan edukasi.
* Ahli Akuntansi: Untuk mengelola anggaran negara yang besar agar tercatat rapi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan (tidak ada korupsi).
Syarat dan Cara Pendaftaran
Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi pemerintah. Pastikan Anda tidak salah alamat:
Link Resmi: https://sscasn.bkn.go.id
Daftar Dokumen Wajib (Scan Berwarna & Jelas)
Jangan sampai gugur di tahap awal karena dokumen tidak lengkap. Pastikan Anda menyiapkan berkas berikut sebelum mendaftar:
* [ ] KTP Elektronik (asli) atau Surat Keterangan Kependudukan.
* [ ] Surat Lamaran (bermeterai, sesuai format BGN).
* [ ] Pas Foto terbaru (latar belakang merah).
* [ ] Ijazah Asli & Transkrip Nilai.
* [ ] Sertifikat Akreditasi Kampus/Prodi.
* [ ] Bukti Kelulusan dari PDDIKTI.
* [ ] SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) asli.
* [ ] Surat Keterangan Sehat Jasmani & Rohani.
* [ ] Surat Keterangan Bebas Narkoba (dari RS Pemerintah).
* [ ] Surat Pengalaman Kerja (relevan dengan formasi).
* [ ] Berbagai Surat Pernyataan (5 poin, kesediaan penempatan, dll).
Persyaratan Umum Pelamar
* WNI berusia 20 – 50 tahun.
* Tidak pernah dipenjara (kasus pidana 2 tahun atau lebih).
* Bukan anggota ASN, TNI, Polri, atau pengurus Partai Politik.
* Sehat jasmani rohani dan bebas narkoba.
* Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
* Khusus Formasi Tertentu: Wajib memiliki Sertifikat Manajerial (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia).
Catatan Penting: Anda hanya diperbolehkan melamar pada 1 instansi dan 1 jabatan.
Pastikan pilihan Anda sudah mantap sebelum mengklik tombol “Akhiri Pendaftaran”.****











