Penulis: Tanasyafira Libas Tirani | Editor: Priyo Suwarno
JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM– Peristiwa beringin tumbang pada saat salat Ied, Senin, 31 Maret 2025, yang berlangsung di alun-alun kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, mendapat perhatian dari Kementrian Sosial, sebanyak 22 korban akan mendapat santunan.
Meteri sosial Saifullah Yusuf, Rabu, 2 April 2025 di Jakarta, menyatakan turut prihatin atas musibah tersebut dan akan menyalurkan santunan untuk korban dan ahli waris korban pohon tumbang saat salat Idul Fitri di Alun-alun Pemalang, Jawa Tengah.
Gus Ipul, demikian panggilan akrab Saifullah Yusuf, menjelaskan korban meninggal kini bertambah menjadi 3 wafat dalam musibah ini akan menerima santunan melaui ahli waris masing-masing, korban meninggal dunia akan menerima santunan sebesar Rp15 juta.
Sedangkan korban luka berat mendapatkan santunan Rp 5 juta tiap orang. Sedangkan korban luka ringan akan mendapatkan santunan Rp 3 juta per orang.
Pada Senin, 31 Maret 2025, sebuah pohon beringin raksasa tumbang di alun-alun Pemalang, Jawa Tengah, saat jemaah bersiap untuk melaksanakan Salat Idul Fitri. Berikut adalah kronologi kejadian tersebut:
Waktu Kejadian: Sekitar pukul 06.30 WIB, saat ribuan jemaah berkumpul di Alun-Alun Pemalang untuk melaksanakan Salat Id.
Peristiwa Tumbangnya Pohon: Tiba-tiba terdengar suara ‘krek’ dari pohon beringin tua yang kemudian patah dan menimpa jemaah. Banyak jemaah yang berhasil menyelamatkan diri, namun 19 orang terjebak di bawah dahan dan cabang pohon yang roboh.
Korban: Awalnya dilaporkan dua orang tewas, yaitu Rasmono (42) dan Anita Rahmawati (39), dengan satu korban lagi, Rasmani (71), meninggal setelah dirawat di rumah sakit. Total korban jiwa menjadi tiga orang dan belasan lainnya mengalami luka-luka.
Evakuasi: Tim gabungan dari kepolisian, TNI, BPBD, dan instansi terkait segera melakukan evakuasi terhadap para korban ke rumah sakit terdekat, yaitu RS Harapan Sehat dan RS Prima Medika.
Penyebab: Bupati Pemalang menyatakan bahwa penyebab tumbangnya pohon adalah karena usia pohon yang sudah tua. Setelah kejadian ini, pihak berwenang berencana untuk memeriksa semua pohon tua di area tersebut untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa mendatang.
Insiden ini menjadi momen duka bagi masyarakat Pemalang, terutama karena terjadi saat perayaan Idul Fitri. **