Penulis: Saifudin | Editor: Priyo Suwarno
BANGKALAN, SWARAJOMBANG.COM- Aksi pencurian terekam kamera pengawas (CCTV) di sebuah warung sembako di kawasan Burneh, Bangkalan Madura, yang ditinggal pemiliknya mudik lebaran. peristiwa ini terjadi pasca salat Ied, Senin pagi 31 Maret 2025.
Dua orang pelaku berhasil membobol warung tersebut setelah Sholat Ied dan membawa kabur enam sak beras berukuran 25 kg, dengan total 150 kg beras.
Dari rekaman CCTV, terlihat kedua pelaku datang menggunakan sepeda motor. Mereka turun dan dengan cepat membuka kunci warung, sementara rekannya tetap berjaga di sekitar lokasi.
Setelah berhasil masuk, mereka langsung mengambil beberapa karung beras dan membawanya ke kendaraan. Aksi mereka berlangsung dalam hitungan menit sebelum akhirnya melarikan diri.
Aksi pencurian ini menambah daftar kejadian serupa yang kerap terjadi menjelang dan sesudah hari raya, saat banyak warung dan toko sembako menjadi target kejahatan, demikian akun [email protected], mengunggah video beserta kronologi proses dua maling membobol toko sembako.
Inilah detik-detik kornologi dua maling membobol warung sembaku di Burneh, Bangkalan, Senin 31 Maret 2025, berdasarkan video hasil rekaman CCTV, milik toko itu, tertera secara jelas, dari awal dua pelaku mengenakan baju hitam bersarung dan mengenakan peci tiba di depan toko:
08.39.16: dua pencuri datang mengendari motor parkir di depan tokoh sembako
08.40.21: Mereka turun, mulai masuk depan toko. Keduanya membongkar-bongkar meja yang serta menggeser meja
08.41.31: Satu orang berjaga mengawasi jalan, satunya lagi membongkar kunci meja yang ada di depan toko
08.41.56: Diduga maling itu berhasil mengambil kunci gembok yang tersimpan di laci meja
08.42.10: Pelaku yang berhasil membuka rolling door toko kembali ke motor, lalu balik lagi membantu temannya beroperasi masuk mengambil beras pertama, ditaruh di motor.
08.43.16: Pelaku lainnya berhasil menggotong satu karung beras kedua.
08.44.17: Pelaku mengambil karung beras ketiga
08.44.31: Pelaku sukses membawa karung beras keempat.
08.44.50: Kedua maling itu mengendari motor, membawa empat karung beras. Tiga karung ditaruh di bawah stang motor, satunya lagi ditaruh di sela-sela jok motor saat berboncengan.
Mereka pergi berlalu berhasil menggasak empat karung beras totalnya mencapai 100 kg (satu kuintal). Apakah sudah selesai? Ternyata tidak. Hanya dalam tenggang waktu sekitar lima menit lebih, mereka pun kembali lagi untuk mengambil karung beras lainnya.
08.50.20: Mereka kembali, satu orang tetap berada di motor, satunya kembali masuk pintu mengambil beras lagi.
08.50.37: Pelaku membawa karung beras kelima
08.50.51: Pelaku membawa karung keenam
08.50.59: Tak lupa mereka menutup kembali pintu harmonika warung itu. Seolah semuamnya aman terendali, operasi pencurian enam karung beras seberat total 150 kg pun berjalan sukses tanpa gangguan.
Dilihat cara operasinya, pelaku tampaknya memahami benar kondisi toko sembako itu. Keduanya secara tepat membuka laci, tempat kunci rooling door disimpan. Dia hanya butuh waktu lima menit saja, untuk menyimpang barang curian, lalu kembali lagi mengambil beras tersisa lainnya.
Operasi ini pencurian ini total hanya membutuhkan waktu sekitar 11 menit saja, sudah termasuk (pergi-pulang) menyimpan dan kembali lagi mengambil karung kelima dan keenam. Tetapi mereka lupa, bahwa ada pengawas lainnya yang mencatat secara akurat merekam gambar dan jam perbuatan mereka yang lakukan secara lengkap. **