Menu

Mode Gelap

Olahraga

Persebaya Protes Keras, 6 Pemainnya Dipanggil untuk Memperkuat Timnas

badge-check


					Persebaya protes keras ke PSSI lantaran 6 pemainnya dipanggil Timnas. Padahal, beberapa klub lain rata-rata hanya 2 pemain yang dipanggil. (Foto: IG/officialpersebaya) Perbesar

Persebaya protes keras ke PSSI lantaran 6 pemainnya dipanggil Timnas. Padahal, beberapa klub lain rata-rata hanya 2 pemain yang dipanggil. (Foto: IG/officialpersebaya)

Oleh Hernawan

PSSI tengah dihadapkan pada persoalan yang rumit, antara kepentingan klub dan kepentingan Timnas.

Untuk membangun Timnas masa depan sesuai keinginan Pelatih Shin Tae Yong atau yang akrab dipanggil dengan sebutan STY, Timnas telah memanggil pemain-pemain muda berbakat dari berbagai klub yang ada.

Namun keinginan STY tersebut menemui kendala yang tidak bisa diremehkan, bahkan PSSI pun dibuat pusing tujuh keliling. Sebab jadwal Timnas bersamaan dengan Liga1.

Bayangkan dari 18 klub liga 1, hanya Persebaya yang 6 pemainnya dipilih dan dipanggil STY untuk memperkuat Timnas.

Mereka adalah Ernando Ari Sutaryadi, Rizky Ridho, Rachmad Irianto, Marcelino Fernando, Koko Ari dan Riky Kambuaya.

Sedang Klub-klub yang lain hanya rata-rata 2 ato 3 pemain saja, bahkan ada yang tidak sama sekali.

Hal ini jelas berdampak pada kekuatan Klub Persebaya dalam mengarungi kompetisi liga 1, apalagi Persebaya juga berambisi untuk menjadi juara liga 1.

Kans untuk menjadi juara itu terbuka lebar, mengingat posisi Persebaya sampai dengan pekan ke 21, berada di posisi ke 4 dibawah Persib dan Bhayangkara FC, yang berada diposisi 2 dan 3 dengan selisih 1 poin.

Bahkan dengan pemuncak klasemen Arema FC hanya terpaut 2 poin saja.

Sampai-sampai Presiden klub Persebaya Azrul Ananda melayangkan surat protes resmi ke PSSI.

Ini adalah situasi yang dilematis, disaat kita berekspetasi tinggi terhadap Timnas di kancah Asteng, Asia bahkan Dunia.

PSSI dituntut untuk bijak dalam menyikapi permasalahan ini, salah satu jalan keluar yang terbaik sebetulnya adalah me-resecedule jadwal liga 1,.

Tapi solusi itu tidak bisa dijalankan, sebab jadwal liga 1 pun dikejar waktu.

Ini sudah masuk bulan Februari 2022, dan liga 1 2021 baru memasuki pekan ke 21, masih butuh 13 pekan lagi untuk mengakiri liga 1 tahun 2021.

Pilihan kembali ke solusi awal, yaitu Timnas hanya boleh merekrut 2 pemain saja setiap klub.

Tapi solusi ini jelas tidak tepat, sebab belum tentu pemain yang dipanggil sesuai dengan kebutuhan tim, dan lagi sebetulnya predikat pemain Timnas itu adalah hak azasi pemain, puncak karier dari pemain.

Tapi perlu diingat bahwa pemain itu yang membina dan menggaji adalah klub, bukan PSSI.

Situasi yang rumit disaat publik bersemangat untuk melihat Timnas berjaya, menurut penulis, pilihan yang bijak adalah me-resecedule jadwal liga 1.

Toh dari pilihan itu hanya berimbas pada molornya jadwal liga 1 tahun 2021. Tapi dengan demikian, baik klub maupun Timnas tidak dirugikan.

Kedepannya PSSI dan klub harus konsisten dengan program pembinaan usia dini, seperti yang sudah dilakukan oleh Persebaya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pembalap Indonesia Pertama Naik Podium di Brasil, Vega Ega Raih Juara III Balap Moto3 di Sirkuit Ayrton Senna

23 Maret 2026 - 09:23 WIB

Valentino Rossi Panaskan Mandalika Bersama VR46 Academy

30 Januari 2026 - 14:55 WIB

Veda Ega Pratama Resmi Jadi Red Bull Athlete!

29 Januari 2026 - 18:27 WIB

PSIM vs Persebaya: Bonek Dipulangkan, Keamanan Jadi Prioritas

25 Januari 2026 - 15:36 WIB

Hebat! SMPN 1 Mojokerto Sabet Juara PWI Mojokerto Cup 2026

24 Januari 2026 - 09:42 WIB

Carrick Bikin MU Perkasa dengan Mengurangi Durasi Latihan

20 Januari 2026 - 17:41 WIB

RDC Kapolres Jombang Cup Berhadiah Total Rp 118 Juta, Diikuti 651 Starter

19 Januari 2026 - 16:51 WIB

Jombang Pencak Silat Championship II 2026, Diikuti 1.235 Atlet Pelajar Lokal

16 Januari 2026 - 20:31 WIB

Rizky Ridho Incar Juara Piala AFF 2026 Jika Dipercaya Main di Timnas Indonesia

16 Januari 2026 - 11:14 WIB

Trending di Olahraga