Menu ✖

Mode Gelap

Ekonomi

Arcandra Tahar Unggah Pengalaman Pertama Kali Naik Taksi Otonom Waymo di San Francisco

badge-check


					Mantan wakil menteri ESDM, Arcandra Tahar mengunggah pengalaman pertama kali naik taksi otonom Waymo di San Fransisco. Instagram@arcandra.tahar Perbesar

Mantan wakil menteri ESDM, Arcandra Tahar mengunggah pengalaman pertama kali naik taksi otonom Waymo di San Fransisco. Instagram@arcandra.tahar

Penulis: Jacobus E. Lato  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SAN FRANCISCO– Arcandra Tahar –mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia–  baru-baru ini mencoba teknologi taksi otonom Waymo di San Francisco, Amerika Serikat.

Dalam kesempatan tersebut, Arcandra mengungkapkan kekagumannya terhadap kecanggihan mobil tanpa pengemudi yang dikembangkan oleh Waymo, anak perusahaan Alphabet Inc. yang fokus pada teknologi kendaraan otonom. seperti dia unggah dalam akun instaram@arcandra.tahar, Rabu 15 Januari 2025.

Arcandra merasakan pengalaman yang luar biasa saat menaiki taksi Waymo, yang merupakan salah satu pionir dalam pengembangan mobil otonom. Dia menyatakan bahwa teknologi tersebut menunjukkan kemajuan signifikan dalam bidang transportasi

Arcandra Tahar lahir pada 10 Oktober 1970 di Padang, Sumatera Barat. Ia memiliki latar belakang pendidikan teknik mesin dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan melanjutkan studi di Texas A&M University, Amerika Serikat

Sebelum menjabat sebagai Menteri ESDM pada tahun 2016, Arcandra memiliki pengalaman luas di industri energi dan sumber daya mineral, termasuk posisi sebagai Wakil Menteri ESDM dan berbagai peran di perusahaan internasional

Kunjungan Arcandra ke San Francisco dan pengalamannya dengan Waymo mencerminkan minatnya terhadap inovasi teknologi dan transportasi yang dapat berkontribusi pada perkembangan sektor energi dan infrastruktur di Indonesia.

Dalam berbagai pernyataannya, Arcandra menekankan pentingnya kebebasan berinovasi dan pemanfaatan teknologi sebagai pilar dalam percepatan pembangunan, terutama dalam konteks Energi Baru Terbarukan (EBT) dan konservasi energi.

Dia juga menyatakan bahwa pengembangan teknologi harus disesuaikan dengan kondisi lokal dan potensi sumber daya yang ada di Indonesia, seperti geothermal dan gas, yang dianggap lebih relevan untuk kebutuhan energi nasional.

Meskipun ada dorongan untuk mengadopsi teknologi baru, fokusnya lebih pada inovasi dalam sektor energi yang dapat meningkatkan akses dan efisiensi, terutama di daerah terpencil.

Secara keseluruhan, meskipun Arcandra mendukung inovasi teknologi, belum ada indikasi jelas bahwa dia berencana untuk menerapkan teknologi taksi otonom di Indonesia. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rute Domestik Libur Nataru Pemerintah Tanggung 100 % PPN Tiket

21 Oktober 2026 - 19:05 WIB

ESDM Janji Tuntaskan Antrean BBM Jatim Dua Hari

20 Oktober 2026 - 18:27 WIB

IHSG naik 4,16 persen atau 208,02 poin ke level 5204,63

20 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Pusat Pengembangan Bibit Ayam Petelur di Malang Senilai Rp3 T

13 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Kadin Desak Pemerintah Benahi Gas untuk Industri

13 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Pengusaha Minta Restitusi Pajak Jangan Macet: Bisnis Bisa Mati

13 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Hingga Kuartal III/2026 Penerimaan Cukai Rokok Elektrik Rp1,7 Triliun

9 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Kondisi Perdagangan Global. Penyebab Kedelai Mahal

6 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Naiknya Harga Cabai dan Anjloknya Harga Ayam Hidup, Ini Kata Mentan

5 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Trending di Ekonomi