Menu

Mode Gelap

Hukum

Hanya Terjadi di Irlandia, Gedung Bekas Kedutaan Israel Diubah Jadi Museum Palestina

badge-check


					Israel kecewa kepada sikap Irlandia, sehingga menutup kantor kedutaannya di Dblin. Irlandia merespon dengan cara mengubah gedung bekas kedutaan Israel itu menjadi museum Palestina. Instagram@unexplnd Perbesar

Israel kecewa kepada sikap Irlandia, sehingga menutup kantor kedutaannya di Dblin. Irlandia merespon dengan cara mengubah gedung bekas kedutaan Israel itu menjadi museum Palestina. Instagram@unexplnd

Penulis: Yuven Sugiarno | Editor: Priyo Suwarno

DUBLIN, SWARAJOMBANG.COM – Irlandia merespons keputusan Israel yang menutup kedutaannya di Dublin dengan cara yang sempurna. Israel menutup kedutaan karena kecewa dengan dukungan Irlandia terhadap Palestina, termasuk pengakuan atas negara Palestina dan rencana bergabung dengan kasus genosida Israel di Pengadilan Internasional.

Menanggapi itu, Perdana Menteri Irlandia, Simon Harrisatd  menegaskan bahwa Irlandia tidak akan membisu soal Gaza, menyebut pembunuhan anak-anak dan kematian sipil yang meluas sebagai tindakan yang sangat tercela.

Sebagai balasan yang sempurna, bekas gedung kedutaan Israel di Dublin kini akan diubah menjadi Museum Palestina. Langkah ini diambil bekerja sama dengan Museum Palestina AS, yang menyambut baik berita tersebut sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Israel.

Pemerintah Irlandia telah menutup kedutaan besar Israel di Dublin, dengan rencana untuk mengubah gedung bekas kedutaan tersebut menjadi museum Palestina. Keputusan ini diambil setelah hubungan diplomatik antara kedua negara semakin memburuk, terutama setelah Irlandia secara resmi mengakui keberadaan negara Palestina dan mendukung tindakan hukum internasional terhadap Israel terkait tuduhan genosida di Jalur Gaza

Kementerian Luar Negeri Israel menuduh pemerintah Irlandia menerapkan “kebijakan ekstrem anti-Israel,” yang mencakup pengakuan terhadap Palestina dan dukungan terhadap penggugat di Mahkamah Internasional yang menuduh Israel melakukan kejahatan kemanusiaan

Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, menyatakan bahwa tindakan dan retorika yang dianggap antisemit oleh Irlandia berakar pada delegitimasi dan demonisasi negara Yahudi. Ia juga menegaskan bahwa Irlandia telah melampaui batas dalam hubungan diplomatik mereka.

Setelah penutupan kedutaan, gedung tersebut akan dialihfungsikan menjadi museum yang akan menampilkan sejarah dan perjuangan Palestina. Ini merupakan langkah simbolis yang menunjukkan dukungan Irlandia terhadap hak-hak Palestina dan memperkuat posisi negara tersebut dalam politik internasional terkait isu Palestina

Perdana Menteri Irlandia, Simon Harris, menyatakan penyesalan atas keputusan Israel dan menolak klaim bahwa negaranya bersikap anti-Israel. Ia menekankan bahwa Irlandia tetap pro-perdamaian dan mendukung hak asasi manusia serta hukum internasional.

Kedutaan Besar Israel di Dublin ditutup pada 15 Desember 2024. Penutupan ini diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, yang menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai respons terhadap kebijakan pemerintah Irlandia yang dianggap “ekstrem anti-Israel” dan tindakan-tindakan yang merugikan hubungan diplomatik antara kedua negara, termasuk pengakuan Irlandia terhadap negara Palestina dan dukungan untuk tindakan hukum internasional terhadap Israel. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Mobil Tabrak Belakang Truk, 1 Tewas dan 1 Luka Parah

12 Juni 2026 - 14:26 WIB

Polresta Sidoarjo Diancam Didemo Lantara Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur

9 Juni 2026 - 19:16 WIB

Curanmor di Jombang Kembali Marak, Sekali Beraksi Pelaku Gondol 2 Motor

4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Satu Pelaku Begal HP Tak Berkutik Dibekuk Polisi

2 Juni 2026 - 14:39 WIB

Perempuan Indonesia Jadi Korban Perbudakan di Australia

28 Mei 2026 - 21:51 WIB

Bhabinkamtibmas Dampingi Petani Panen Jagung

28 Mei 2026 - 19:03 WIB

Polres Jombang Salurkan Dua Hewan Kurban Sapi dari Kapolda Jatim

26 Mei 2026 - 13:42 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan Alternatif, Polsek Kudu Tanam Uwi Ungu

25 Mei 2026 - 20:06 WIB

Trending di Hukum