Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Aksi Unjuk Rasa Turunkan Menteri Kehutanan, Doni Angun Tanda Tangani Surat Aspirasi Mahasiswa

badge-check


					Inilah spanduk bendera GMNI yang ditempelkan pada diding bertuliskan nama dan alamat gedung DPRD Jombang, Kamis, 22 Oktober 2026. Foto: swarajombang.com/ priyo s Perbesar

Inilah spanduk bendera GMNI yang ditempelkan pada diding bertuliskan nama dan alamat gedung DPRD Jombang, Kamis, 22 Oktober 2026. Foto: swarajombang.com/ priyo s

Penulis: Arief H. Soesatyo  |  Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM— Massa aksi mahasiswa datang ke kantor DPRD Jombang, langsung membentangkan dan menemplkan spanduk GMNI hingga menutup tulisan name boatd gedung wakil rakyat di Jl. Wachid Hasyim, Kamis, 22 Oktober 2026.

Mereka terdiri dari GMNI, PMII, dan organisasi kemahasiswaan lain menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Kabupaten Jombang.

Massa aksi  langsung melakukan orasi. Menyuarakan keprihatinan atas maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, beserta tuntutan terkait program nasional dan kinerja pejabat terkait.

Dalam orasi yang disampaikan, koordinator lapangan aksi, Fajar Pratama, menyampaikan pernyataan:

“Kami meminta agar Program Strategis Nasional (PSN) dikaji ulang, dikembalikan ke ruhnya untuk kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.”

“Kami juga mendesak pertanggungjawaban Menteri Kehutanan atas penanganan karhutla yang belum maksimal; jika tidak mampu menjalankan tugas, sebaiknya beliau mundur dari jabatan.”

Para mahasiswa juga mendesak pemerintah menangani bencana asap secara serius, terkoordinasi, dan transparan.

Saat aksi berlangsung, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jombang Doni Angun menemui perwakilan massa untuk menerima aspirasi.

Ia  menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa terhadap isu lingkungan nasional tersebut.

“Kami menghargai aspirasi yang disampaikan rekan‑rekan mahasiswa. Surat pernyataan tuntutan ini akan kami terima dan kami sampaikan ke tingkat pemerintah pusat,” ujar Doni Angun dalam pertemuan singkat di halaman kantor dewan.

Wakil Ketua DPRD juga menjelaskan bahwa pihak dewan akan menggunakan fungsi pengawasan untuk memantau perkembangan penanganan karhutla serta evaluasi program PSN.

Ia mengajak semua pihak untuk terus bersolidaritas dengan warga yang terdampak kabut asap di wilayah Kalimantan, Sumatera, dan daerah lain.

Perwakilan mahasiswa menyatakan puas aspirasi mereka telah diterima oleh jajaran DPRD Jombang.

“Kami berharap surat ini tidak hanya diterima saja, tetapi benar‑benar ditindaklanjuti dengan jawaban nyata dari pemerintah pusat,” ujar Fajar Pratama.

Aksi demonstrasi berakhir secara tertib tanpa gangguan keamanan. Hingga siang hari ini, belum ada tanggapan resmi dari Kementerian Kehutanan terkait tuntutan yang disampaikan mahasiswa Jombang.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tebu Bukan Hanya untuk Gula, Bisa Jadi Minuman dan Alat Makan

22 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan Gunakan Bahasa Jawa Desak Presiden Prabowo Hentikan Karhutla

22 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Peringati Hari Jadi ke 116, Bupati Warsubi Ziarah di Makam Pendiri Jombang

22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Prajurit TMMD 130 Jombang Melalui Komsos Membangun Desa Klitih Plandaan

22 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Pasar Cukir Jombang Terbakar, Sebanyak 54 Kios Pakaian Ludes

22 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Kasus Keracunan Pindah ke Bogor setelah Cirebon, 103 Siswa Cisarua Dirawat ke Rumah Sakit

21 Oktober 2026 - 22:39 WIB

Hanya 5 Jam Polisi Perak Ringkus Pelaku Pencuri Motor di Musala Glagahan

21 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Daging Ayam Rp50.000, Cabai Rawit Melambung Rp150.000 per Kg

21 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Destry Damayanti: DP 0% untuk Semua Jenis Rumah

21 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Trending di Nasional