Menu

Mode Gelap

Uncategorized

Ilmuwan Tiongkok Ciptakan Berlian Enam Kali Lebih Kuat dari Aslinya

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Para ilmuwan Tiongkok telah menciptakan komposit berlian yang sekeras berlian alami tetapi hingga enam kali lebih kuat, sehingga tahan terhadap benturan yang akan menghancurkan berlian konvensional.

Material ini, yang dikembangkan oleh para peneliti dari Institut Fisika Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok dan Universitas Beihang, mengatasi salah satu kelemahan terbesar berlian: kerapuhannya.

Berlian adalah material alami terkeras dan banyak digunakan dalam alat pemotong, pengeboran, dan pemoles. Namun, seperti kaca, berlian dapat retak akibat benturan keras. Upaya untuk membuat berlian lebih kuat biasanya justru mengurangi kekerasannya.

Tim Tiongkok menemukan cara untuk mengatasi kompromi tersebut dengan memperkuat berlian menggunakan nanotube karbon berdinding ganda, menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Nature Synthesis pada 9 Juli, seperti yang dilaporkan oleh South China Morning Post .

Nanotube pada dasarnya bertindak seperti batang baja yang memperkuat beton. Mereka membentuk jaringan penyangga internal yang menyerap gaya dan mencegah retakan menyebar dengan cepat, membuat berlian lebih sulit pecah tanpa mengurangi kekerasannya.

Uji laboratorium menunjukkan bahwa material baru ini lima hingga enam kali lebih kuat daripada berlian konvensional, sementara kekerasannya tetap hampir sama. Kekuatannya juga melampaui paduan tungsten biasa yang digunakan dalam amunisi penembus lapis baja.

Material ini pada akhirnya dapat digunakan dalam alat pemotong super keras, mata bor geologi, dan komponen kedirgantaraan yang perlu menahan benturan keras dan keausan ekstrem.

Terobosan ini terjadi seiring dengan ditemukannya kegunaan baru berlian sintetis di luar perhiasan dan aplikasi industri tradisional, khususnya dalam industri kecerdasan buatan yang berkembang pesat.

Produsen berlian hasil laboratorium di China mendapat keuntungan dari meningkatnya permintaan dalam pembuatan chip canggih, di mana berlian semakin banyak digunakan untuk menghilangkan panas dari semikonduktor AI yang canggih, seperti yang dilaporkan Bloomberg pada bulan Juni.

Para analis mengatakan bahwa berlian semakin dipandang sebagai alternatif yang lebih baik daripada material pendingin tradisional seperti tembaga dan aluminium, dan penggunaannya diperkirakan akan meluas di seluruh chip AI dan pusat data.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Efek “Drag Crisis”: Fenomena Fisika Membuat Bola Piala Dunia 2026 Lebih Berbahaya

7 Juli 2026 - 19:49 WIB

Kecoak Menguasai Demokrasi, Politisi India Panik

22 Mei 2026 - 18:24 WIB

42 Halaman Naskah Perjanjian Baru yang Hilang Ditemukan

3 Mei 2026 - 19:07 WIB

Trump Tuding Paus Leo XIV Terlalu Liberal dan Lemah

13 April 2026 - 17:27 WIB

Saat Mengitari Sisi Jauh Bulan, Artemis II akan Hilang Kontak dengan Bumi 

4 April 2026 - 20:22 WIB

Darkweb Pecahkan Surat dari Iblis yang Ditulis Biarawati Abad ke-17

18 Maret 2026 - 21:05 WIB

Daftar Tokoh Iran yang Dikaitkan dengan Hadiah 10 Juta Dolar

14 Maret 2026 - 20:59 WIB

China Sukses Cangkok Paru-paru Babi ke Manusia

2 Maret 2026 - 16:04 WIB

Gubernur Korea Selatan Dikecam Usai Usul Impor Perawan Vietnam

9 Februari 2026 - 14:50 WIB

Trending di Uncategorized