Penulis: Jacobus E. Lato | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, ZURICH – Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang digelar bersama Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menelan total biaya sekitar US$13,9 miliar atau setara Rp221 triliun, demikian sumber resmi FIFA.
Angka ini terlihat besar, namun nyatanya jauh lebih hemat hingga 15 kali lipat dibandingkan edisi sebelumnya di Qatar 2022 yang mencapai US$220 miliar (sekitar Rp3.500 triliun).
Rincian Biaya
Angka tersebut terbagi menjadi dua komponen utama:
Biaya operasional FIFA: Sekitar US$3,76 miliar (Rp59,8 triliun), meliputi penyelenggaraan pertandingan, keamanan, teknologi, dan layanan bagi tim peserta.
Biaya pendukung: Sisanya digunakan untuk perbaikan ringan stadion, peningkatan transportasi, dan fasilitas umum tanpa harus membangun dari nol
Perbedaan biaya yang sangat mencolok disebabkan konsep penyelenggaraan yang berbeda.
Hampir seluruh stadion, jalan raya, bandara, dan hotel di Amerika Utara sudah tersedia, sehingga hanya diperlukan renovasi kecil.
Berbeda dengan Qatar yang harus membangun hampir seluruh infrastruktur dari awal, termasuk 8 stadion baru, sistem transportasi, hingga kawasan pemukiman khusus.
Hadiah Lebih Besar
Meskipun biaya penyelenggaraan jauh lebih efisien, justru besaran dana hadiah yang disiapkan FIFA meningkat signifikan dibanding Piala Dunia 2022.
Perbandingan Dana Hadiah:
Piala Dunia 2026
- Total dana hadiah: US$ 655 juta (± Rp 10,4 triliun)
- Juara: US$ 50 juta (± Rp 793 miliar)
- Juara kedua: US$ 33 juta; Juara ketiga: US$ 29 juta
- Setiap tim peserta mendapatkan minimal US$ 9 juta
Piala Dunia 2022 (Qatar)
- Total dana hadiah: US$ 440 juta (± Rp 7 triliun)
- Juara: US$ 42 juta (± Rp 666 miliar)
- Juara kedua: US$ 30 juta; Juara ketiga: US$ 27 juta
- Setiap tim peserta juga mendapatkan minimal US$ 9 juta
Dengan demikian, total dana hadiah pada edisi 2026 naik sekitar 50% atau setara tambahan US$ 215 juta.
Kenaikan ini disebabkan jumlah tim peserta yang bertambah dari 32 menjadi 48 tim, serta pendapatan FIFA yang lebih besar dari hak siar televisi dan penjualan tiket.**











