Penulis: Arief H. Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG— Insiden tiga kali pencurian melanda desa Sukopinggir, Gudo, Jombabg. Pelaku menggondol mixer dan kotak amal masjid, musala dan kuburan umum
Pada salah satu kejadian, pelaku terekam kamera CCTV saat masuk ke Masjid Bachrul Muttaqin dengan mengenakan kaos atau jaket berwarna merah.
Dari rekaman itu, pelaku terlihat berjalan kaki sambil membawa tas, lalu pergi setelah diduga mengambil mixer pengeras suara masjid.
Dalam tiga kali ini, pelaku itu menggasak mixer (pengeras suara) masjid dan kotak amal, di musala Sukopinggir mengambil kotak amal. Bahkan diduga pelaku yang sama menggondol kotak amal di pemakaman setempat.
Saat dikonfirmasi keoadavSekretaris Desa Sukopinggir, Agus Wijaya, ia mengatakan rangkaian pencurian itu menimbulkan keresahan di tengah warga, demikian mengutip akun instagram@jombangibformasi_, Sabtu 3 Mei 2026.
Ia menyebut aksi tersebut sudah terjadi tiga kali dalam waktu singkat dengan sasaran berbeda, mulai dari masjid, musala, hingga kotak amal di makam umum desa.
“Sudah tiga kali kejadian dalam seminggu. Warga sangat resah karena sasarannya tempat ibadah,” ujar Agus Wijaya dalam keterangan yang dikutip dari pemberitaan tersebut.
Agus juga menuturkan, kotak amal di area pemakaman baru diketahui dibobol pada Selasa pagi, 27 April 2026, sementara pencurian di masjid terjadi lebih dulu.
Warga menduga pelaku merupakan spesialis pencurian kotak amal dan peralatan ibadah karena modusnya berulang dan menyasar benda-benda yang mudah dibawa.
Sementara itu, Kapolsek Gudo AKP Rido Bargowo menyatakan pihaknya telah menerima laporan dan masih melakukan penyelidikan.
Polisi juga disebut baru menerima laporan resmi terkait pencurian amplifier masjid, sedangkan kasus kotak amal di musala dan makam masih dikumpulkan keterangannya.
“Warga yang menjadi korban diimbau segera melapor agar kasus bisa ditindaklanjuti,” demikian keterangan polisi dalam pemberitaan tersebut.
Hingga kini, identitas pelaku belum terungkap karena rekaman CCTV yang ada belum memperlihatkan wajah maupun kendaraan secara jelas. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi untuk mengusut rangkaian pencurian itu.**











