Menu ✖

Mode Gelap

Ekonomi

BNIwondr dan BNIdirect, Pengganti Internet Banking BNI

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) akan menutup layanan internet banking pada tanggal 21 April 2026. Karena itu, BNI menghimbau kepada nasabah untuk transaksi perbankan melalui kanal layanan digital BNI lainnya.

Corporate Secretary Bank Negara Indonesia (BBNI) Okki Rushartomo dalam keterbukaan informasi di BEI pada 30 Maret 2026 menjelaskan, layanan wondr by BNI diperuntukkan bagi nasabah individu sementara BNIdirect bagi nasabah individu maupun non-individu, khususnya nasabah yang memiliki rekening operasional usaha.

“Aplikasi wondr by BNI menyediakan berbagai fitur layanan perbankan digital yang mendukung kebutuhan transaksi harian, pengelolaan keuangan, serta aktivitas finansial lainnya bagi nasabah individu,” kata Okki.

Sementara itu, BNIdirect merupakan platform layanan digital yang dirancang untuk mendukung kebutuhan transaksi dan pengelolaan keuangan bagi nasabah bisnis, termasuk di antaranya fasilitas transfer dana, otorisasi transaksi, transaksi massal, serta penyajian informasi keuangan yang membantu nasabah dalam memantau
aktivitas keuangan usaha.

Menurut Okki, rencana penutupan layanan Internet Banking merupakan bagian dari strategi optimalisasi layanan digital BNI, dengan tetap memastikan keberlanjutan layanan transaksi nasabah melalui kanal digital unggulan BNI yaitu wondr by BNI dan BNIdirect.

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ESDM Tegaskan Harga Tetap, Isu Pertalite Naik Hoaks

25 September 2026 - 21:41 WIB

Aquarium Underwater Rp120 M, akan Dibangun Jatim Park Group-Investor Malaysia

24 September 2026 - 20:18 WIB

PHPS: Telur Ayam Ras Rp30.100, Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu Per Kilogran

24 September 2026 - 20:05 WIB

Pemerintah Siapkan Rp3,8 T, untuk Warga Usia 17 Tahun Berupa Rekening Rp50 Ribu

23 September 2026 - 20:11 WIB

Pasokan Gas Terbatas PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim

22 September 2026 - 20:40 WIB

Beras Fortifikasi Menyumbang Kenaikan Harga

21 September 2026 - 19:06 WIB

Kuwalahan Permintaan, FIlipina Stop Ekspor Ubi Ungu, Peluang Emas Indonesia

20 September 2026 - 18:32 WIB

Harga Emas Jadi Rp2,623 Juta Per Gram, Naik Rp25.000

18 September 2026 - 20:31 WIB

PPn Dipastikan 11 Persen, Tidak Naik

18 September 2026 - 20:11 WIB

Trending di Ekonomi