Menu

Mode Gelap

Headline

Peristiwa Berdarah di Jl Ijen Malang, Kancil Dihabisi oleh Dua Rekannya Gegara Utang

badge-check


					Seorang juru parkir bernama Kancil meninggal dunia akibta tiga tikaman di perut dan dada yang dilakukan oleh dua rekannya di area parkir Jl. Ijen, kota Malang. Foto: Instagram@infomalangrayaofficial Perbesar

Seorang juru parkir bernama Kancil meninggal dunia akibta tiga tikaman di perut dan dada yang dilakukan oleh dua rekannya di area parkir Jl. Ijen, kota Malang. Foto: Instagram@infomalangrayaofficial

Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

MALANG, SWARAJOMBANG.COM – Diduga urusan utang berujung nyawa melayang di Jalan Ijen, Malang, merenggut nyawa juru parkir Saiful Anam alias Kancil (46) akibat tusukan pisau dari rekannya sendiri, Fendik (46), Jumat (20/3/2026) pukul 07.00 WIB.

Perselisihan memanas gara-gara utang Rp 2 juta dan rebutan wilayah di pos parkir eks Tomoro Coffee, Oro-oro Dowo, Klojen, dibantu Sulton (24) yang memegang tangan korban. Kedua pelaku ditangkap polisi dua jam kemudian, kasus dikembangkan sebagai pembunuhan berencana.

Suasana pagi yang biasanya ramai di kawasan itu mendadak geger. Saiful, yang sudah bertugas lima tahun di lokasi dan dikenal ramah tapi tegas, tiba untuk shift pagi. Fendik, juru parkir senior warga Kotalama, memprotes “perebutan lahan” yang dipicu sejak pekan lalu.

Terjadi perang mulut, lalu Fendik keluarkan pisau lipat dari saku. Sulton ikut campur dorong Saiful. Saksi mata pedagang warung kopi lihat Saiful lawan tapi kalah jumlah. Fendik tusuk tiga kali di perut dan dada, Sulton pegang tangan korban. Saiful roboh, darah mengucur deras. Warga teriak panggil polisi dan ambulans.

Pukul 08.05 WIB, Tim Patroli Polsek Klojen amankan TKP. Saiful dirawat RSUD Malang tapi meninggal karena luka tembus paru-paru. Fendik dan Sulton kabur tapi tertangkap di warung Kedungkandang.

“Kami amankan dua tersangka dengan barang bukti pisau berdarah. Motif awal perselisihan wilayah parkir dan utang pribadi. Kasus ini kita kembangkan sebagai pembunuhan berencana. Masyarakat jangan main hakim sendiri,” ungkap petugas Polresta Malang Kota.

Saiful adalah tulang punggung keluarga dengan tiga anak. Fendik punya riwayat tawuran 2024, Sulton juru parkir lepas baru. Polisi gelar autopsi dan periksa 10 saksi. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polda Bali Terbitkan Red Notice untuk Darlan Bruno dan Kalil Hyorran, Tersangka Pembunuh Warga Belanda di Kuta

29 Maret 2026 - 18:25 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang Guncang Jombang: Enam Warga Luka Ringan, Pohon dan Baliho Tumbang

29 Maret 2026 - 17:23 WIB

Sebar Isu Gondoruwo di Tiktok, Ahmad Dani Minta Maaf kepada Warga Tiris Probolinggo

29 Maret 2026 - 12:41 WIB

Angkut 25 Penumpang Bus Wisata Kelinci Terguling di Jatidukuh Mojokerto, Satu Tewas Lainnya Luka-luka

29 Maret 2026 - 00:39 WIB

Pemerintah Siapkan Tiga Skenario, Jamaah Haji Tetap Berangkat 22 April 2026

29 Maret 2026 - 00:18 WIB

Risiko Besar Evakuasi Balon Raksasa Nyangkut di Menara SUTET Trenggalek

28 Maret 2026 - 23:53 WIB

Presiden Prabowo Blusukan ke Rumah Bantaran Rel KA Senen, KAI Diperintah Bangun Apartemen untuk Tampung Warga

28 Maret 2026 - 23:18 WIB

Polisi Jombang Merazia Kawasan Jogoroto, Mencegah Pernerbangan dan Menyita 12 Balon Udara Ilegal

28 Maret 2026 - 23:00 WIB

Hakim Beri Tahanan Rumah Bengawan Kamto Bos Sawit, Kasus Kredit Fiktif BNI Rp105 Miliar

28 Maret 2026 - 12:44 WIB

Trending di Headline