Penulis: Mayang K. Mahadhika | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, MAJALENGKA– Mikrobus ELF angkut 21 orang rombongan diduga mengalami rem blong hingga terbalik di jalan raya Panjalu-Cikijing, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin malam, 23 Maret 2026.
Enam orang di antaranya meninggal dunia, 15 lainnya luka berat dan ringanan, saat rombongan keluarga besar ini dalam perjalanan dari Ciamis kembali ke Karawang, Jawa Barat.
Rombongan seluruhnya kerabat warga di Majalengka merupakan satu keluarga besar dari Rengasdengklok, Karawang. Dalam perjalanan pulang bersama setelah mudik atau wisata ke Ciamis dan Pangandaran.
Mereka terdiri dari kerabat dekat seperti kakek, menantu, dan anggota keluarga lainnya yang naik satu kendaraan untuk perjalanan bersama. Enam korban tewas (termasuk sopir Hasyim Adnan) semuanya satu keluarga, sementara 15 penumpang luka juga bagian dari rombongan yang sama.
Mobil Isuzu Elf Microbus mereka diduga mengalami rem blong saat melintas jalur menurun. Insiden terjadi pada Senin, 23 Maret 2026, sekitar pukul 23.05 WIB di Jalan Raya Panjalu-Cikijing, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Kendaraan bernomor polisi Z 7012 CN membawa rombongan 21 penumpang dari Karawang yang baru dari Ciamis via Pangandaran; sopir kehilangan kendali di tikungan tajam, oleng ke kanan, masuk parit, dan terguling.
Enam penumpang sekeluarga dari Rengasdengklok, Karawang, tewas di tempat atau dirawat; laporan awal menyebut 3 korban jiwa, tapi update terbaru konfirmasi 6 meninggal. Sisanya luka-luka dan dievakuasi; polisi masih selidiki dugaan rem blong sebagai penyebab utama.
- Korban Tewas
Berikut daftar nama korban meninggal dunia berdasarkan laporan awal dan update RSUD Majalengka serta RSUD Cideres: - Hasyim Adnan (sopir/pengemudi).
- Mohamad Ali.
- Nanda.
- Mala (35), warga Rengasdengklok Selatan, Karawang (luka kepala dan tangan).
- Karwati (65), warga Rengasdengklok Selatan, Karawang (luka kepala, bahu, tangan).
Korban Luka Berat
Laporan awal menyebut lima orang luka berat yang dirawat, termasuk:
- Desi Fatimah (kemungkinan overlap dengan Desi di atas, dirujuk ke RS).
- Entang.
- Nurmala.
- Sisanya 13 orang luka ringan; daftar nama lengkap belum dirilis secara publik oleh Polres Majalengka.
Polres Majalengka melalui Kasi Humas AKP Yayan Suripna dan Kasat Lantas AKP Pandu Surya Renata mengonfirmasi kecelakaan tunggal akibat hilang kendali di jalur menurun-menikung. Kendaraan dievakuasi, dan penyelidikan berlanjut termasuk pemeriksaan kondisi rem.
Polres Majalengka melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) menangani kasus kecelakaan maut mobil ELF di Jalan Raya Panjalu-Cikijing pada 23 Maret 2026.
Kasi Humas AKP Yayan Suripna menyampaikan detail korban jiwa awal (3 orang tewas) dan proses evakuasi kendaraan.
Satlantas Polres Majalengka secara keseluruhan bertanggung jawab atas penyelidikan, termasuk pemeriksaan kondisi rem dan saksi; penanganan masih berlangsung.
Kronologi
Kronologi kecelakaan maut mobil Isuzu Elf Microbus (polisi Z 7012 CN) di Majalengka pada 23 Maret 2026 dapat dirangkum secara point-to-point berdasarkan laporan polisi dan saksi.
- Asal perjalanan: Rombongan 21 penumpang keluarga asal Rengasdengklok, Karawang, pulang mudik dari Ciamis via Pangandaran menuju Karawang
- Waktu dan lokasi: Senin, 23/3/2026, pukul 23.05 WIB, Jalan Raya Panjalu-Cikijing, Blok Maniis Tonggoh, Desa Maniis, Kec. Cingambul, Kab. Majalengka (jalur menurun-menikung tajam, licin, berkabut pekat)
- Kondisi pengemudi: Hasyim Adnan diduga mengantuk dan kelelahan setelah berkendara panjang sejak hari sebelumnya; tidak ada indikasi rem blong dari update terbaru
- Hilang kendali: Kendaraan oleng ke kanan saat tikungan, keluar badan jalan, masuk parit, terperosok ke jurang, dan terguling.
- Korban awal: 6 tewas (termasuk sopir), 5 luka berat, 10 luka ringan. **











