Menu

Mode Gelap

Headline

Polisi Meringkus Pria WNA Irak di Atas Bus NPM di Rest Area Tol Merak, Tersangka Pembunuh Cucu Pok Nori

badge-check


					Polisi Resmob Polda Metro Jaya telah berhasil menangkap seorang pria WNA Irak, berada di atas bus NPM, yang sedang parkir di rest area tol Merak, Sabtu 21 Maret 2026. Pia disebut sebagai suami siri korban pembunuhan Dewita Anggari, 38, cucu pesinetron Pok Nor. Foto: Instagram@beritasatu. Perbesar

Polisi Resmob Polda Metro Jaya telah berhasil menangkap seorang pria WNA Irak, berada di atas bus NPM, yang sedang parkir di rest area tol Merak, Sabtu 21 Maret 2026. Pia disebut sebagai suami siri korban pembunuhan Dewita Anggari, 38, cucu pesinetron Pok Nor. Foto: Instagram@beritasatu.

Penulis: Yusran Hakim  |   Editor: Priyo Suwarno

MERAK, SAWARAJOMBANG.COM- Tim Serse Polda Mtero Jaya berhasil menangkap seorang pria warga negara Irak, yang sedang berada di atas bus PO Bus NPM P-69 PT Naikilah Perusahaan Minang (NPM), hendak menuju ke Sumatera.

Dalam bus yang sedang istirahat di rest area itu, polisi segera membangun pria yang wajahnya ditutupi dengan selimut.  “Maaf ya Bapak-bapak, ini pelaku pembunuhan!”  Begitu ujar seorang petugas kepolisian saat meringkus pria WNA dari Irak, tersangka pembunuh Dewita Anggari, 27, cucu bintang sinetron Pok Nori.

Polisi segera menggelandang tersangak yang mengenakan kaos hitam itu tajk bekutik. Ia pun diabwah keluar. Petugas segera melapor ke komandannya: “Sudah dapat Pak!”

Diduga tersangka akan melarikan diri kembali ke negaranya, setelah melakukan pembunuhan kepada istri sirinya itu. Namun langkanya terhenti, ketika berhasil melacak keberadaannya di atas bus sedang parkir res area tol Merak,   Sabtu, 21 Maret 2026, sekitar pukul 12.49 WIB.

Sebuah rest area Tol Tangerang-Merak KM 68, wilayah Banjaragung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, saat pelaku berada di dalam bus menuju Sumatera.​

Korban ditemukan tewas terkunci di kamar kontrakannya di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB oleh ibunya.

Korban mengalami luka serius dan terkapar di dekat kasur, dengan pelaku diduga memanfaatkan hubungan asmara sebagai motif. Tersangka berupaya menghilangkan jejak dan berencana kabur ke Irak melalui Sumatera.

Penangkapan dikonfirmasi Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal dan Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin pada Minggu (22/3/2026).

Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya bergerak cepat melacak pelaku setelah identifikasi keberadaannya. Kanit Reskrim Polsek Cipayung Iptu Edy Handoko membenarkan korban sebagai cucu seniman Betawi legendaris Mpok Nori berdasarkan keterangan warga.

Kronologi​

Berikut kronologi lengkap kasus pembunuhan cucu Mpok Nori (disebut juga Pok Ati dalam beberapa sumber), Dewhinta Anggary (37), hingga penangkapan mantan suami sirinya, WNA Irak berinisial F/Fuad/FD/RFTJ (49), di rest area Tol Tangerang-Merak.
​​

  • Jumat, 20 Maret 2026 malam: Tersangka Fuad terlihat di sekitar kontrakan korban di Gang Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Ia sempat salat Subuh di masjid terdekat pada pagi harinya.​
  • Sabtu, 21 Maret 2026, dini hari (sekitar pukul 03.00 WIB): Ibu korban (B) datang ke kontrakan dan mendapati pintu terkunci dari dalam. Ia hubungi kakak korban (A) untuk membuka pintu; korban ditemukan tewas bersimbah darah di dekat kasur dengan luka serius dan bercak darah mengering di lantai serta kasur.​
  • Sabtu, 21 Maret 2026, pagi: Polisi Polsek Cipayung tiba di TKP, lakukan olah TKP, periksa saksi, dan evakuasi jasad ke RS untuk visum. CCTV amankan bukti pelaku di sekitar lokasi; penyelidikan awal mengarah ke mantan suami siri korban.​​
  • Sabtu, 21 Maret 2026, siang (sekitar pukul 12.49-13.30 WIB): Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya kejar dan tangkap tersangka di rest area Tol Tangerang-Merak KM 68, Banjaragung, Cipocok Jaya, Serang, Banten. Saat itu, pelaku naik bus menuju Sumatera untuk kabur ke Irak, usai upaya hapus jejak.​
  • Minggu, 22 Maret 2026: Polisi konfirmasi identitas korban sebagai cucu Mpok Nori via keterangan warga (Kanit Reskrim Polsek Cipayung Iptu Edy Handoko). Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dan Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal umumkan penangkapan; motif diduga asmara.​​ **
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tolo Jombang-Mojokerto Macet 5 KM akibat Dilewati 171.000 Kendaraan Lebaran

22 Maret 2026 - 21:50 WIB

Jasad Dokter Shanti Hastuti Membusuk Tangan Terikat Kabel, Serta Mulut Disumpal Kain Hitam

22 Maret 2026 - 20:42 WIB

Sopir dan Dua Penumpang Lolos dari Maut, Saat Ford EcoSport Terbakar di KM 499 Tol Semarang-Solo

22 Maret 2026 - 20:05 WIB

Ditemukan 7 Potong Tubuh Korban Mutilassi di Samarinda, Polisi Tangkap Dua Tersangka Pelaku Suami Siri dan Teman Wanita Lain

22 Maret 2026 - 19:21 WIB

Tanggul Kali Sadar Jebol Rendam 536 Rumah, Seribu Warga di Tiga Kecamatan Mojokerto Tidak Bisa Lebaran

22 Maret 2026 - 15:21 WIB

Pertama Kali Dalam Sejarah, KPK Beri Status Tahanan Rumah kepada Yakut Qoumas sejak 19 Maret 2026

22 Maret 2026 - 10:45 WIB

Melarikan Diri Bersama Istri ke Australia, Mantan Manajer Kas BNI Gelapkan Rp 28 M Dana Paroki Labuhanratu

21 Maret 2026 - 23:45 WIB

Insiden Ledakan Petasan di Gudo dan Ngoro Jombang, Delapan Anak dan Remaja Alami Luka-luka

21 Maret 2026 - 23:44 WIB

Mantan Menag Yaqut Quomas Tidak Ikut Salat Ied di KPK, Ini Bocoran Info Istri Ebenezer

21 Maret 2026 - 22:51 WIB

Trending di Headline