Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
BREBES, SWARAJOMBANG.COM- Satu korban jiwa dan 36 lainnya luka-luka, saat terjadi insiden kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang KM 259 melibatkan bus mudik yang menabrak pick up lalu terguling ke parit, Selasa malam, 17 Maret 2026, sekitar pukul 23.34 WIB.
Kecelakaan terjadi saat arus mudik Lebaran 2026 dengan skema one way, Bus berangkat dari Jakarta menuju Semarang. Bus PO Zentrum (polisi K 7603 OF) menabrak pick up Daihatsu (B 9108 BBI) yang mogok atau pecah ban di bahu jalan.
Sopir bus membanting setir menghindar, tapi tabrakan tak terhindarkan, menyebabkan bus keluar jalur, jatuh ke sawah/parit sekitar 15 meter, dan terguling.
Setelah menabrak pick up, bus menerabas guradrill, dan berhenti di persawahan kiri jalan. Evakuasi korban terjepit (sopir bus Satiman), menginggal dunia, baru selesai pukul 01.37 WIB Rabu dini hari.
Total 24-36 penumpang bus mengalami luka (rata-rata cedera kepala ringan-berat, patah tulang); dilarikan ke RS Bhakti Asih dan RSUD Brebes. Sopir pick up dan penumpangnya juga luka-luka; satu korban jiwa disebut berinisial STM (60).
Satlantas Polres Brebes, Basarnas, dan operator tol mengamankan lokasi serta arus mudik.
Kerugian material sekitar Rp50 juta; penyebab resmi masih diselidiki.
Belum ada informasi publik mengenai identitas lengkap korban luka yang dirawat di rumah sakit dari kecelakaan bus mudik di Tol Pejagan-Pemalang KM 259 pada 17 Maret 2026.
Korban luka berjumlah 24-36 penumpang bus PO Zentrum, mayoritas mengalami cedera kepala ringan hingga berat serta patah tulang, dirawat di RS Bhakti Asih dan RSUD Brebes.
Sopir pick up (B 9108 BBI) dan penumpangnya juga luka-luka, tapi nama spesifik belum dirilis oleh polisi atau media.
Data korban masih dalam proses identifikasi oleh Satlantas Polres Brebes dan tim medis; belum ada daftar nama resmi yang dipublikasikan hingga pagi ini. Update lebih lanjut mungkin muncul dari Polres Brebes atau Basarnas seiring evakuasi selesai.
Polisi yang menangani kecelakaan maut di Tol Pejagan–Pemalang KM 259 pada 17 Maret 2026 adalah Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Brebes, dengan pejabat yang aktif memberikan keterangan kepada media adalah Kasat Lantas Polres Brebes AKP Ahmad Zainurrozaq.
Penyelidikan dan olah TKP awal dilakukan oleh Satlantas Polres Brebes, karena kejadian terjadi di wilayah hukum Brebes (KM 259 tol Pejagan–Pemalang).
AKP Ahmad Zainurrozaq sebagai Kasat Lantas Polres Brebes menjadi narasumber resmi yang menjelaskan kronologi sementara dan kondisi penanganan korban kepada publik. **











