Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Agar Mudik Lancar, Menhub Buka Opsi Modifikasi Cuaca

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Dudy Purwagandhi Menteri Perhubungan (Menhub) meminta seluruh pemangku kepentingan mengantisipasi potensi cuaca ekstrem selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen memastikan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran berjalan aman dan lancar.

“Kami terus berupaya agar penyeberangan ataupun mobilitas dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera atau sebaliknya dapat terlayani dengan baik. Sehingga kami mempersiapkan segala pelayanan,” ujar Dudy.

Menghadapi potensi hujan lebat, angin kencang, hingga gelombang tinggi, Kementerian Perhubungan akan memperkuat koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Berkaitan dengan cuaca ekstrem, kami juga akan berkoordinasi dengan BMKG untuk memastikan pelaksanaan angkutan Lebaran berjalan lancar,” katanya.

Dilansir dari Antara, Menhub juga membuka kemungkinan dilakukannya modifikasi cuaca apabila kondisi di lapangan mengharuskan, terutama untuk menjamin keselamatan dan kelancaran penyeberangan.

“Kita akan melihat kondisinya sampai dengan saat pelaksanaan posko Angkutan Lebaran pada 13 Maret. Dan pihak kepolisian pun sudah melakukan operasinya sebelum 13 Maret,” ucapnya.

Selain faktor cuaca, pemerintah juga mewaspadai potensi gelombang tinggi di lintasan penyeberangan, yang kerap memengaruhi jadwal kapal dan kepadatan kendaraan di pelabuhan.

Menhub menyebut telah ada rekomendasi penambahan personel gabungan untuk mendukung pengendalian kemacetan serta mitigasi risiko kecelakaan selama Angkutan Lebaran 2026.

Dudy menegaskan, kelancaran Angkutan Lebaran 2026 membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, operator transportasi, dan aparat keamanan.

Ia memastikan seluruh persiapan, termasuk operasional posko Angkutan Lebaran dan manajemen lalu lintas di titik-titik krusial, terus dimatangkan guna mengurangi risiko gangguan perjalanan akibat faktor cuaca maupun lonjakan volume penumpang. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ketua IDAI Dr. Piprim: PM2.5 Efek Kebakaran Hutan, Ancam Darurat Kesehatan bagi Anak Anak!

28 September 2026 - 20:04 WIB

Ombudsman Sidak: Ada 18 Napi Kelas Kakap Diduga Jadi ‘ATM’ Pejabat di LP Cibinong

28 September 2026 - 19:33 WIB

Menelisik Akar Terorisme (62): Ideologi Anarki merupakan Reaksi Kejam Melawan Aturan yang Mapan

28 September 2026 - 17:54 WIB

Anarkis

Dirjen Lapas Mashudi: 13 dari 16 Rumah Klaster Mewah di LP Cibinonng tidak Masuk Milik Negara

28 September 2026 - 17:15 WIB

RDP di DPR RI, Kalapas Cibinong Sengaja Tidak Pasang CCTV dan Bongkar Perabot Mewah Pasca Sidak Ombudsman

28 September 2026 - 15:43 WIB

SPPG di Bawang Batang Langgar SOP: 589 Anak dan Ibu Keracunan, 127 Korban Masih Dirawat

27 September 2026 - 20:22 WIB

Polisi, Komdigi dan Praktisi Talkshow ‘Jangan Asal Viral’ Peluncuran Media APPI di Surabaya

26 September 2026 - 23:07 WIB

Lima Kebohongan Kalapas Cibinong Saat Disidak Ombudsman dan Inspektur Jenderal Imipas

26 September 2026 - 22:12 WIB

Inspektur Imipas Nonaktifkan Lima Pejabat LP Cibinong, Pasca Sidak Ombudsman

26 September 2026 - 18:40 WIB

Trending di Nasional