Menu

Mode Gelap

Nasional

Emak-emak Lempar 2 Bom Molotov Sambil Merampas Tas Berisi Emas, Berakhir Ditangkap Massa di Jl. Somba Opu Makassar

badge-check


					Warga meringkus seorang perempuan ibu rumah tanggal yang melepar bom molotov dan  bersuahan merampas tas berisi emas diduga senilai Rp 1m di tokok emas Loham Mulia, Jl. Somba Opu, makassar, Kamis 12 Februari 2026. Foto: INstagram@kabarjalanan. Perbesar

Warga meringkus seorang perempuan ibu rumah tanggal yang melepar bom molotov dan bersuahan merampas tas berisi emas diduga senilai Rp 1m di tokok emas Loham Mulia, Jl. Somba Opu, makassar, Kamis 12 Februari 2026. Foto: INstagram@kabarjalanan.

Penulis: Mulawarman | Editor: Priyo Suwarno

MAKASSAR, SWARAJOMBANG.COM – Seorang ibu rumah tangga alias emak-emak,  bernama Suriani (41) nekat beraksi seperti di film laga. Ia melempar bom molotov dan nyaris kabur bawa tas berisi 1 kg emas senilai Rp 2 miliar dari Toko Emas Logam Mulia, Jl. Somba Opu, Makassar, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 13.30–14.00 WIB.

Semuanya berawal biasa saja. Suriani masuk toko sambil bawa paperbag, memilih-milih perhiasan, dan tawar-menawar seperti pembeli biasa. Ia ambil paperbag berisi emas sekitar 800 gram–1 kg (Rp 1–2 miliar), berpura-pura bayar via transfer.

Tiba-tiba, ia mengeluarkan dua botol mineral berisi pertalite dan tisu (bom molotov)> Ia bakar dan dilemparkan ke dalam toko. Api langsung membakar interior, di toko yang sedang dijaga beberapa orang ksryawan itu.

Suriani lari ke belakang toko untuk kabur. Pegawai dan warga cepat tanggap. Penjual emas kaki lima Awal (36) berusaha padamkan api secara manual, tapi kena luka bakar di betis dan lengan. Warga sekitar kejar dan tangkap Suriani di lokasi, diaamankan selama satu jam sebelum serahkan ke polisi.

Pelaku asal Kabupaten Gowa, beralamat di Kelurahan Papan Loe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Ia beraksi sendirian. Kini, Suriani diperiksa intensif di Satreskrim Polrestabes Makassar oleh tim Jatanras (Jibam, Tindak Kriminal Umum Reserse).

Kapolsek Ujung Pandang, AKP Asep Wijaya, mengonfirmasi kejadian. “Kasus ditangani tim Jatanras untuk ungkap kronologi lengkap dan motif,” katanya. Diduga, motifnya terlilit utang atau upaya rampas emas setelah gagal bayar transfer. Toko tutup sementara, dijaga Brimob. Tak ada emas hilang signifikan.

Ringkasan: 

  1. Suriani masuk toko membawa tas kertas, memilih-milih perhiasan, dan tawar-menawar seperti pembeli biasa.

  2. Ia mengambil paperbag berisi emas sekitar 800 gram-1 kg senilai Rp1-2 miliar, berpura-pura bayar via transfer.

  3. Tiba-tiba, Suriani melempar dua botol mineral berisi pertalite (bom molotov) ke dalam toko, memicu kobaran api tanpa ledakan keras.

  4. Suriani lari keluar menuju belakang toko untuk kabur, sementara api membakar interior; saksi Awal (36) memadamkan api tapi mengalami luka bakar di betis dan lengan.

  5. Warga sekitar mengejar, tangkap Suriani di lokasi, dan amankan selama sekitar satu jam sebelum diserahkan polisi.

  6. Polisi (tim Jatanras Polrestabes Makassar) jemput pelaku ke Mapolrestabes untuk pemeriksaan; pemilik toko tutup sementara dengan pengamanan Brimob.

  7.  Motif diduga terlilit utang, tanpa kehilangan emas signifikan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kalahkan China, RI Negara Peringkat Kedua Ketahanan Energi Terbaik Dunia

30 April 2026 - 19:20 WIB

Gaungkan 21 Tuntutan, 6000 Buruh Sejatim Demo Grahadi

30 April 2026 - 19:08 WIB

Kebakaran Besar Melanda Apartemen Mediterania Tanjung Duren, Sebanyak 22 Damkar Dikerahkan

30 April 2026 - 14:11 WIB

Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II, Presiden: Ini Masa Depan Indonesia

30 April 2026 - 10:58 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme (3): Teror Perang Suci dan Teks Kitab Suci

29 April 2026 - 21:56 WIB

Deteksi Dini Kanker Kini Lebih Mudah Lewat Sampel Darah

29 April 2026 - 20:01 WIB

Tiga Perjalanan KA Surabaya-Jakarta Dibatalkan KAI Daop 8 Surabaya

29 April 2026 - 19:39 WIB

Sebagian Sudah Memasuki Kemrau, Cuaca RI Panas Mendidih Selama April

29 April 2026 - 19:25 WIB

Bangun Flyover di 1.800 Titik Perlintasan KA, Prabowo: Rp 4 Triliun Bantuan dari Presiden Ya!

29 April 2026 - 15:43 WIB

Trending di Headline