Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KEDIRI, SWARAJOMBANG.COM- Musim penghujan belum selesai, BMKG memprediksi cuaca buruk di Kediri pada Kamis, 5 Februari 2026, dengan potensi hujan deras disertai petir dan angin kencang. Wilayah Kota Kediri termasuk dalam 7 daerah rawan di Jawa Timur yang perlu diwaspadai.
Hampir seluruh Jawa Timur, termasuk Kediri, akan dilanda hujan pada 5 Februari 2026, dengan potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir di siang hingga sore hari.
BMKG Juanda mengimbau masyarakat waspada terhadap perubahan cuaca mendadak dan cuaca ekstrem akibat monsun Asia serta kondisi atmosfer labil.
Situs BMKG menunjukkan prakiraan untuk kecamatan di Kota Kediri pada 5 Februari sebagai “Berawan” dengan suhu 23–30 °C dan kelembaban 72–96% hingga 99%, meskipun laporan lain menekankan risiko petir di wilayah tersebut. Potensi ini didukung oleh pertumbuhan awan konvektif di Selat Madura.
Cuaca ekstrem dapat memicu banjir atau longsor di Jatim, meski Kediri tidak secara spesifik disebut rawan banjir; tetap waspada terhadap genangan air dan angin kencang. Pantau update BMKG untuk perubahan terkini.
Untuk menghadapi hujan deras disertai petir seperti yang diramalkan BMKG di Kediri pada 5 Februari 2026, ikuti langkah keselamatan dasar agar terhindar dari risiko tersambar petir atau banjir lokal.
Hindari Area Berisiko
-
Segera cari perlindungan di dalam bangunan kokoh atau mobil tertutup; jangan berteduh di bawah pohon, tiang listrik, atau area terbuka seperti sawah dan lapangan.
-
Jauhi air, kolam renang, atau genangan; petir dapat mengalir melalui air dan logam.
-
Berhenti berkendara jika naik motor; tunggu hujan reda di tempat aman.
Saat di Luar Ruangan
-
Jaga jarak 3-5 meter dari orang lain saat berteduh, gunakan alas kaki karet, dan rapatkan kaki jika terpaksa berdiri.
-
Lepas perhiasan logam dan matikan ponsel untuk kurangi daya tarik petir.
Di Dalam Ruangan
-
Hindari jendela, pintu, dan colokan listrik; matikan alat elektronik dan cabut kabel.
-
Pantau update BMKG untuk Kediri dan siapkan rencana evakuasi jika banjir muncul. **











