Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Priyo Suwarno
PASURUAN, SWARAJOMBANG.COM – Tiga hingga empat perahu nelayan hangus terbakar saat ditambatkan di perairan Ngemplak–Kisik, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 20.41 WIB.
Insiden ini masih berkembang, dengan api diduga merambat cepat antar perahu yang saling berdekatan. Lokasi kejadian berada di Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, dekat Pelabuhan Pasuruan Ngemplak (Jl. Hangtuah No.11).
Kasus tersebut terjadi diduga konflik antara dua nelayan, di Perairan Katingan Sidoarjo telah terjadi Konflik Antara Nelayan Dusun Kisik Desa Kalirejo Kec Kraton dengan Nelayan Kel Ngemplakrejo Kota Pasuruan
Kawasan ini merupakan pusat aktivitas nelayan dan pengolahan ikan asin, termasuk sentra tangkapan laut pesisir di Kampung Ngemplakrejo yang berbatasan dengan titik tambat Kisik.
Hingga pukul 21.04 WIB, belum ada keterangan resmi dari otoritas seperti Basarnas, Polairud, atau pemilik perahu terkait penyebab pasti, korban jiwa, maupun estimasi kerugian.
Berdasarkan pola kebakaran perahu nelayan serupa di Indonesia, kemungkinan pemicunya korsleting listrik, kebocoran bahan bakar, puntung rokok sembarangan, atau percikan dari kompor gas.
-
Kronologi Singkat :
1. Sekira Pukul 16.00 wib di Perairan Katingan terdapat Perahu Nelayan Jaring Trawl ( Nelayan Ngemplakrejo ) terlalu ke pinggir pada saat mencari ikan , yang mana pada saat itu terdapat Nelayan Ramah Lingkungan ( Nelayan Kisik Desa Kalirejo Kraton ) terjadi cekcok mulut2. Kemudian Perahu Nelayan Jaring Trawl ( Nelayan Ngemplakrejo ) di bawa berikut 6 ABK nya ke Dusun Kisik Desa Kalirejo, kemudian guna mengantisipasi hal tidak di inginkan salah satu warga melaporkan kejadian dimaksud ke Anggota DPRD Kab Pasuruan ( Rumah di Desa Kalirejo ) H.Mashuda Hidayatullah , beliau menyampaikan jangan anarkis nanti akan kita koordinasikan melalui Polairud.
3. Namun , pada akhirnya Perahu Nelayan Ngemplakrejo yang berada di Kisik Desa Kalirejo dibakar oleh warga
Peristiwa ini masih dinamis. Pantau update dari sumber resmi untuk kronologi lengkap dan keterangan pemilik perahu. **











