Menu

Mode Gelap

Nasional

3 Manfaat Siklon Tropis bagi Bumi

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Badai tropis yang sering melanda sekitar wilayah Indonesia adalah siklon tropis. Awam lebih mengenal dampak negatifnya bagi bumi. Disebut badai tropis atau siklon tropis, karena fenomena atmosfer tersebut terbentuk di wilayah tropis dekat garis khatulistiwa.

Tetapi ada juga manfaat positifnya. Deputi Meteorologi BMKG, Guswanto mengonfirmasi bahwa badai tropis memberikan berbagai dampak positif bagi Bumi.

Siklon tropis adalah badai tropis yang kuat dengan kecepatan angin 119 km/jam atau lebih yang terbentuk di atas laut tropis di wilayah tertentu, seperti Samudra Pasifik Barat atau Samudra Hindia,” kata Guswanto kepada Kompas.com.

Dia menyebut bahwa siklon tropis memiliki ukuran relatif besar, dengan diameternya bisa mencapai beberapa ratus kilometer.

Umumnya, siklon tropis ini diawali dengan munculnya low pressure area, yang berkembang menjadi bibit siklon tropis, dan akhirnya membentuk siklon tropis.

Siklon tropis ini terbentuk dari energi suhu muka laut. Hal itu karena ada perbedaan gradien suhu di kedalaman laut dan menggerakkan energi kinetik hingga menembus permukaan.

Sehingga hal itu menandakan bahwa siklon tropis terbentuk di atas perairan, dan akan menghilang jika menyentuh daratan.

Berikut ini tiga dampak positif dari kemunculan badai tropis:

1. Mengatur cuaca Bumi

Siklon tropis dapat membantu mengatur suhu permukaan laut dan atmosfer dengan cara memindahkan panas dari daerah tropis ke daerah lain.

Hal ini dapat membantu mengurangi tekanan panas di daerah tropis dan memengaruhi pola cuaca global.

2. Mendorong siklus air

Siklon tropis dapat memicu hujan lebat dan meningkatkan kelembapan udara, yang dapat membantu mengisi kembali sumber air tanah dan meningkatkan aliran sungai.

Hal ini dapat memberikan manfaat bagi pertanian dan pasokan air lainnya yang dibutuhkan.

3. Mendukung ekosistem laut

Siklon tropis dapat memengaruhi ekosistem laut dengan cara meningkatkan nutrien di permukaan laut melalui proses upwelling (pengangkatan air laut dalam yang kaya nutrisi ke permukaan).

Hal ini dapat mendukung pertumbuhan fitoplankton dan zooplankton, yang merupakan sumber makanan bagi banyak spesies laut.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Semburan Lumpur Pekat 20 Meter Disertai Bunyi Gemuruh di Oro-oro Kesongo Blora

7 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Senjata yang Ditemukan di Sekolah 995 Senapan Angin

7 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Ulah Manusia Sebabkan 120 Hektare Hutan Bromo Hangus

7 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Menelisik Akar Terorisme (46): Desalines Dirangsek Hingga Mati, Christhope Bunuh Diri

7 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Pulbaket Tim Gabungan: Muncul AngkaTransaksi Rp248 Miliar KPRI Sejahtera Jombang

7 Agustus 2026 - 18:02 WIB

Konsumsi Makanan MBG, 103 Siswa di Rejotangan Tulungagung Keracunan

1 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Wamen Dahnil Ansar Prihatin Ada Ustad dan Pemuka Agama Masuk Kartel dan Mafia Haji

1 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Sopir dan 30 Penumpang Selamat Saat Kebakaran Bus Gunung Harta di Tol Nganjuk

1 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Revolusi Jensen Huang 500 Kali Lebih Efisien: Komputasi SaaS Menjadi GaaS

1 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Trending di Nasional