Penulis: Mayang Kresnaya Mahardhika | Editor: Priyo Suwarno
CISARUA, SWARAJOMBANG.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) langsung terjun ke lokasi longsor lereng Gunung Burangrang, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (24/1/2026).
Kunjungan ini dilakukan segera setelah bencana melanda dini hari, di mana KDM ikut mengangkat jenazah korban dan memantau evakuasi.
Sampai di Kampung Babakan, KDM tak segan masuk lumpur untuk bantu petugas gabungan angkat tiga jenazah korban.
Ia juga menyapa warga terdampak di posko pengungsian, bagikan 1.000 kotak makanan siap saji, serta periksa langsung kondisi lahan rawan longsor.
Dari pengamatan di lapangan, KDM menyoroti masalah alih fungsi lahan hutan lindung jadi kebun sayur yang picu bencana.
“Kita harus relokasi warga dan tanam kembali hutan di kawasan kritis ini,” tegasnya sambil pantau operasi SAR melibatkan berbagai instansi.
KDM langsung berikan instruksi tegas. Ia perintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat siapkan anggaran bantuan Rp10 juta per kepala keluarga (KK) untuk tempat tinggal sementara.
Selain itu, relokasi warga terdampak dan reboisasi lahan longsor jadi prioritas utama guna cegah kejadian serupa di masa depan.
Hingga 25 Januari 2026 sore, laporan terbaru menunjukkan evakuasi 16 kantong jenazah korban longsor di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Dari jumlah tersebut, 9 jenazah telah teridentifikasi (5 laki-laki dan 4 perempuan), sementara 7 lainnya masih dalam proses identifikasi DNA atau sidik jari.
Sebanyak 23 orang selamat dan dievakuasi, dengan sekitar 60-79 orang masih hilang dari total 113 warga terdampak; operasi SAR gabungan terus berlangsung meski sempat terhambat cuaca.
Ringkasan Korban
| Kategori | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|
| Jenazah dievakuasi | 16 kantong | Termasuk 2 potongan tubuh (tangan, kaki); 9 teridentifikasi |
| Selamat | 23 orang | Dievakuasi ke pengungsian |
| Masih hilang | 60-79 orang | Pencarian dioptimalkan hari ini |
| Total terdampak | 113 orang | 30 rumah tertimbun longsor |
-
Longsor terjadi Sabtu dini hari (24/1/2026), awalnya 4 jenazah ditemukan.
-
Sabtu sore: Bertambah jadi 10-11 jenazah, pencarian sempat dihentikan sementara karena hujan.
-
Minggu (25/1/2026) siang: Naik ke 16 kantong, dengan cuaca membaik untuk evakuasi.
Tim DVI Polda Jabar dan SAR gabungan dipimpin Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, dibantu Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. **











