Penulis: Sanny | Editor: Priyo Suwarno
GRESIK, SWARAJOMBANG.COM – Dengan gapura pedang pora megah, personel Polres Gresik menyambut kehadiran Kapolres baru AKBP Ramadhan Nasution di halaman Mapolres, menandai transisi kepemimpinan yang penuh hormat dan tradisi.
Didampingi istrinya, AKBP Ramadhan Nasution melintasi barisan pedang yang melambangkan doa perlindungan, kekuatan, serta kebijaksanaan dalam memimpin Polres Gresik.
Penyambutan semakin khas dengan iringan angklung selamat datang dari SLB Kemala Bhayangkara 2 Gresik, ditambah persembahan hadrah yang mencerminkan kebanggaan budaya lokal.
Acara dilanjutkan dengan Laporan Kesatuan dari Kapolres lama AKBP Rovan Richard Mahenu. Ia menyampaikan gambaran wilayah hukum Polres Gresik, program yang telah dan sedang berjalan, serta tantangan ke depan kepada penerusnya.
Prosesi pisah sambut berpuncak pada Apel Farewell Parade di lapangan Mapolres. Di sana, kedua kapolres berdiri berdampingan untuk memberi arahan kepada seluruh personel.
AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan pesan perpisahan, meminta maaf atas kekhilafan selama menjabat, serta mengingatkan personel untuk menjaga kesehatan dan bertanggung jawab dalam tugas.
Sementara itu, AKBP Ramadhan Nasution mengapresiasi dedikasi AKBP Rovan Richard Mahenu yang telah menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di Gresik.
Sebagai penutup, AKBP Rovan Richard Mahenu, didampingi istrinya, melewati barisan pedang pora terakhir sambil menyalami personel dari perwira hingga bintara, sebagai simbol penghormatan, ucapan terima kasih, dan permintaan maaf.
Tradisi ini mengandung filosofi “Datang Tampak Muka, Pergi Tampak Punggung”, yang menekankan etika, loyalitas, dan kehormatan di Polri.
Melalui ritual tersebut, soliditas kesatuan terpupuk, kebanggaan institusi bertambah, serta pergantian komando berjalan mulus tanpa mengganggu tugas dan pelayanan masyarakat. **











