Penulis: Tanasyafira Libas Tirani | Editor: Priyo Suwarno
AMERIKA, SWARAJOMBANG.COM – Yayasan Bill Gates menunjuk Sri Mulyani Indrawati, eks Menteri Keuangan Indonesia, sebagai anggota dewan pengurus pada 12 Januari 2026.
Sri Mulyani akan bekerja bersama Ashish Dhawan, Dr. Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, Mark Suzman, dan Bill Gates.
Pengangkatan ini menghargai rekam jejaknya sebagai ekonom internasional, termasuk pencapaian sebagai menteri keuangan perempuan pertama dan terpanjang di Indonesia serta mantan direktur eksekutif Bank Dunia.
Mark Suzman, CEO Gates Foundation, memuji keahlian Sri Mulyani dalam mereformasi sektor keuangan, merancang kebijakan ekonomi yang inklusif, serta membangun tata kelola kuat.
Kualitas ini selaras dengan visi yayasan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi, memerangi penyakit menular, serta mengurangi kemiskinan global.
Sri Mulyani menyampaikan rasa bangganya bergabung di fase krusial ini, saat Bill Gates berjanji mengalokasikan dana abadinya selama 20 tahun mendatang.
Ia bertekad menyumbang pengalaman luas di keuangan global, kebijakan ekonomi, dan governance berkualitas untuk menyelamatkan nyawa serta meningkatkan kesejahteraan—berdasarkan kerjasama sebelumnya dengan yayasan selama hampir satu dekade.
Kutipan:
Mark Suzman, CEO Gates Foundation: “Kepemimpinannya akan membantu memastikan bahwa sumber daya kami terus digunakan untuk memperluas kesempatan, mempromosikan pertumbuhan ekonomi inklusif, dan meningkatkan hasil bagi komunitas di seluruh dunia.”
Sri Mulyani: “Dengan 20 tahun untuk memberikan dampak terbesar bagi kehidupan mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat bisa bergabung dengan dewan Gates Foundation untuk berkontribusi pada momen yang menantang dan menarik ini.”











