Menu

Mode Gelap

Headline

Bos Terra Drone Michael Wishnu Ditangkap Polisi, Pasca Kebakaran yang Menyebabkan 22 Orang Tewas

badge-check


					Polisi menahan Managing Director Terra Drone, di apartemen Setiabudi, Jakarta, Rabu malam, 10 Desember 2025. Ia dinyatakan bertanggung jawab terhadap kebakaran kantor Terra Drone, Selasa, 9 Desember 2025 yang menyebabkan 22 korban tewas. Foto: Instagram@ctd.insider Perbesar

Polisi menahan Managing Director Terra Drone, di apartemen Setiabudi, Jakarta, Rabu malam, 10 Desember 2025. Ia dinyatakan bertanggung jawab terhadap kebakaran kantor Terra Drone, Selasa, 9 Desember 2025 yang menyebabkan 22 korban tewas. Foto: Instagram@ctd.insider

Penulis: Yusran Hakim   |    Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM- Rabu malam, 10 Desember 2025, Michael Wishnu Wardana, Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia, ditangkap polisi di apartemennya di Setiabudi, Jakarta Selatan.

Penangkapan ini berkaitan dengan kebakaran gedung Terra Drone di Kemayoran pada 9 Desember 2025 yang menewaskan 22 orang. Proses penangkapan terekam dalam video berdurasi sekitar tujuh menit, memperlihatkan percakapan antara Michael dan petugas di depan pintu apartemen.

Michael mempertanyakan status tersangkanya dan mengungkap bahwa ia telah dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada hari Kamis, 11 Desember 2025. Namun, polisi menegaskan bahwa syarat dua alat bukti permulaan telah terpenuhi dan surat perintah penangkapan telah dikeluarkan.

Status tersangka ditetapkan melalui gelar perkara pada tanggal yang sama, berdasarkan keyakinan penyidik terhadap bukti kelalaian yang menyebabkan kebakaran tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, mengonfirmasi penangkapan dilakukan pada pagi hari Kamis, tanpa merinci lokasi penahanan selanjutnya. Michael dijerat dengan Pasal 187, 188, dan 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kebakaran dan kematian.

Ia merupakan lulusan Teknik ITB dan menjabat sebagai Managing Director Terra Drone, perusahaan yang dikenal menggunakan teknologi drone untuk berbagai layanan, termasuk pengelolaan lahan.

Terra Drone Indonesia terkenal dengan layanan “Terra Agri” yang selama ini aktif dalam pemetaan serta pengelolaan perkebunan kelapa sawit terutama di Sumatra.

Perusahaan ini sudah bermitra dengan berbagai perusahaan sawit besar dan lembaga internasional seperti International Finance Corporation (IFC) untuk proyek pemantauan dan survei udara dengan drone.

Pasca kebakaran, perhatian publik kembali mengarah pada keterlibatan Terra Drone dalam pemetaan perkebunan kelapa sawit, yang menimbulkan berbagai diskusi di media sosial dan spekulasi terkait dampak ekonomi dan politik di sektor kelapa sawit.

Namun, hingga saat ini, belum ada bukti resmi yang mengaitkan kasus kebakaran dengan aktivitas pemetaan lahan sawit atau motif lain di luar investigasi kepolisian.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kontribusi 2025 Hanya 25,6 %, Dewan Rekomendasi Bupati agar Naikkan PAD Jombang

21 April 2026 - 20:53 WIB

Polres Jombang Ungkap Temuan Jasad di Megaluh, Korban Pembunuhan di Purwoasri Kediri

21 April 2026 - 17:01 WIB

Kebakaran Timpa Gedung Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Penyebabnya Masih Misterius

21 April 2026 - 14:35 WIB

Aksi Massa APM Kepung Gedung DPRD Kaltim, Paksa Dewan Ajukan Hak Angket terhadap Gubernur Rudi Mas’ud

21 April 2026 - 13:27 WIB

Jepang Tenang Hadapi Tsunami 3 Meter, Efek Gempat Magnetudo 7.4

21 April 2026 - 12:26 WIB

Kejati Jabar Menahan Oknum Jaksa Kejati Banten, Ivan Rinaldi Terlibat Penjualan Bukti Aset KSP Pandawa

20 April 2026 - 14:38 WIB

TNI-Polri Jombang Kompak Berantas Judi Sambung Ayam

20 April 2026 - 14:06 WIB

Kasus Hukum Jalan Terus, Inge Marita Duduk Simpuh Mohon Maaf kepada Lutviana

20 April 2026 - 12:57 WIB

Hadapi Aksi 214, Rudi Mas’ud Bangun Pagar Berduri 4 M dan 1.700 Personel Pengaman

20 April 2026 - 11:57 WIB

Poster digital ini diubggah akun Instagram@lambe_kaltim. Foto: instagran@lambe_kaltim
Trending di Headline