Menu

Mode Gelap

Nasional

Gus Dur Masuk Daftar Diusulkan Gelar Pahlawan Nasional, Begini tanggapan Cak Imin

badge-check


					Cak Imin mengatakan bahwa Gus Dur memiliki peran dalam demokrasi di Indonesia. Foto.ig@cakimin Perbesar

Cak Imin mengatakan bahwa Gus Dur memiliki peran dalam demokrasi di Indonesia. Foto.ig@cakimin

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM – Presiden ke-4 Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur masuk dalam daftar tokoh yang diusulkan mendapat gelar Pahlawan Nasional.

Atas usulan Pahlawan Nasional pada Gus Dur tersebut, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menanggapi hal tersebut.

Cak Imin mengatakan bahwa Gus Dur memiliki peran dalam demokrasi di Indonesia.

Sebelum menyinggung soal demokrasi Indonesia yang kini kuat karena Gus Dur, Cak Imin menyebut bahwa ada rujukan dari nilai pesantren yang diterapkan.

“Demokrasi tidak akan bisa dimaknai sebagai jalan kemajuan kalau tidak ada rujukan khazanah-khazanah ilmu-ilmu pesantren hari ini,” kata Cak Imin di Jakarta Pusat, Minggu (9/11/2025).

“Subkultur pesantren memberi makna dan warna, demokrasi kalau tidak ada Gus Dur, tidak akan kuat di Tanah Air,” tambahnya.

Cak Imin lantas berpesan kepada para santri untuk bertanggung jawab pada demokrasi yang ada saat ini, berkaitan dengan hasilnya yang akan berakhir dengan memberi manfaat atau kerugian.

“Gus Dur diusulkan menjadi pahlawan tentu kita bangga bersyukur. Terima kasih karena memang demokrasi tumbuh kuat dan terakhir gong yang menjadikan reformasi dan demokrasi adalah Gus Dur,” katanya.

Dalam momen acara yang sama, saat ditanya mengenai polemik Soeharto yang diusulkan sebagai Pahlawan Nasional, Cak Imin mengaku bukan kapasitasnya untuk berkomentar.

Ia juga menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada pihak yang berwenang pada pemberian gelar Pahlawan Nasional tersebut.

Pemberian Gelar Pahlawan Nasional Diumumkan 10 November 2025

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa para tokoh yang mendapat gelar Pahlawan Nasional akan diumumkan besok Senin, 10 November 2025 bertepatan dengan HarI Pahlawan.

“Semua sudah dilalui prosesnya, siapapun nanti yang ditetapkan oleh Presiden tentu sudah sangat memenuhi syarat. Nah, soal siapa saja kita tunggu pengumuman resminya,” imbuhnya.

Ia membenarkan bahwa Soeharto dan Gus Dur masuk ke dalam daftar usulan, namun tak menjelaskan secara rinci apakah dipastikan mendapat gelar Pahlawan Nasional.

Selain nama Soeharto, beberapa nama yang diusulkan untuk mendapat gelar Pahlawan Nasional ini di antaranya Presiden ke-4 Indonesia Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, aktivis buruh Marsinah, Kiai Bisri Syansuri, Ali Sadikin, Kiai Muhammad Yusuf Hasyim, dan lainnya.***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Keracunan Makanan PMT di Rawabelang Batang, Puluhan Ibu dan Anak Dirawat di RSUD Kalisari

23 September 2026 - 00:33 WIB

Holi Kejar dan Menabrak Pencuri Motor Hingga Tewas di Ranuyoso, Kasus Hoki Minaya Terulang di Lumajang

22 September 2026 - 20:46 WIB

Emil Dardak: 411 Aset Pemprov Diproteksi dari Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:16 WIB

TPPU Rp237 M Libatkan Pejabat, Jenderal dan Ulama: Gus Yazid Cabut Keterangan BAP Letjen Widi Prasetijono

22 September 2026 - 15:13 WIB

Menelisik Akar Terorisme (59): Masyarakat Rahasia Tiongkok

21 September 2026 - 22:45 WIB

Pendukung Mengamuk di PN Tipikor Semarang saat Jaksa Ajukan Tuntutan 8 Tahun dan 6 Bulan terhadap Sudewo

21 September 2026 - 22:25 WIB

Jejak Gatot Heroe Pejabat BC Garong Negara: Simpan Valuta Rp2,8 M di Plafon Rumah Madyopuro Malang

21 September 2026 - 21:03 WIB

Bahlil Siapkan Strategi Olah Batu Bara Jadi BBM

21 September 2026 - 19:21 WIB

Walikota Tebingtinggi Copot 5 Kepsep SDN, karena Tolak Serahkan Proyek Revitalisasi Senilai Rp2,44 M

21 September 2026 - 18:16 WIB

Trending di Nasional