Menu

Mode Gelap

Nasional

Ratusan Pasien RSUD Jusuf SK Tarakan Dievakuasi Saat Gempa Magnetudo 4.8

badge-check


					Jururawat, poetugas RSUD dr H Jusuf SK Tarakan melakukan evakuasi seluruh pasien dari ruang perawatan bertingkat rumah sakit, untuk menghidari dampak buruk gempa magantudo 4.8, yang terjadi di kota Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu 5 November 205. Foto: Instagram@soe_wardei Perbesar

Jururawat, poetugas RSUD dr H Jusuf SK Tarakan melakukan evakuasi seluruh pasien dari ruang perawatan bertingkat rumah sakit, untuk menghidari dampak buruk gempa magantudo 4.8, yang terjadi di kota Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu 5 November 205. Foto: Instagram@soe_wardei

Penulis: Mulawarman | Editor: Priyo Suwarno

TARAKAN, SWARAJOMBANG.COM – Saat gempa magnitudo 4,8 mengguncang Tarakan, Kalimantan Utara, pada Rabu, 5 November 2025, kondisi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Jusuf SK mengalami kepanikan.

Gempa terjadi tepat pukul 17:37:11 WIB dengan episenter sekitar 24 km tenggara Tarakan pada kedalaman 10 km, menurut data BMKG. Magnitudo sebesar 4,8 ini berasal dari aktivitas sesar lokal di wilayah laut sekitar Tarakan, mengakibatkan getaran kuat hingga tingkat IV-V MMI yang dirasakan oleh warga dan pasien.

Plt Direktur RSUD dr. Jusuf SK Tarakan, dr. Budy Azis, menjelaskan bahwa meskipun kepanikan sempat melanda, rumah sakit segera bergerak melakukan evakuasi cepat dan terorganisir.

Pasien, termasuk yang masih terpasang infus dan menggunakan ranjang rumah sakit, berhasil dipindahkan dari dalam gedung menuju area aman di luar gedung.

Evakuasi ini dilakukan sebagai prioritas keselamatan pasien dan staf rumah sakit agar terhindar dari potensi bahaya akibat guncangan.

Dr. Budy menegaskan bahwa respon cepat tersebut mampu mencegah cedera serius dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

BMKG menegaskan bahwa gempa ini bersifat tektonik dan berpotensi rendah terhadap tsunami. Sampai saat ini, tidak ada laporan gempa susulan signifikan, dan kekuatan gempa susulan biasanya lebih lemah.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada namun tenang, dan mengikuti informasi resmi dari BMKG.

Situasi di Tarakan kini telah terkendali dengan baik, berkat koordinasi antara pihak rumah sakit, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan masyarakat sekitar. Kesigapan dalam penanganan gempa ini menjadi contoh penting kesiapsiagaan bencana di wilayah rawan gempa.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kecelakaan KA di Bekasi Korban Jiwa Naik 15 Orang 88 Lukaluka, Dedi Mulyadi: Santunan Korban Meninggal Rp50 Juta/ Jiwa

28 April 2026 - 17:23 WIB

163 Gerai KDMP Jombang Sudah Rampung 100 %, Hari Purnomo: Masalah Utama Ketersediaan Lahan

28 April 2026 - 16:11 WIB

Korban Bertambah Jadi 14 Orang Tewas 84 Lukaluka Kecelakaan KA di Bekasi

28 April 2026 - 14:52 WIB

7 Orang Tewas 29 Luka luka, Akibat Kecelakaan Segi Tiga Argo Bromo, KRL dan Taksi Listrik di Bekasi

28 April 2026 - 10:22 WIB

Jombang Raih Peringkat IV Nasional Penyelengaraan Administrasi Pemda Terbaik

28 April 2026 - 08:33 WIB

Minyak Goreng Melambung hingga Rp60.000/Liter di Papua, Meluas ke 224 Wilayah Nasional

27 April 2026 - 19:05 WIB

Ujicoba B50 untuk Diesel Lokomotif KAI Lempuyangan – Yogyakarta, Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun/ Tahun

27 April 2026 - 18:40 WIB

Kementrian ESDM uji coba BBM B50, pafa mesin diesel KAI . Jika uji coba ini sukses maka RI bisa beremat devisa hingga Rp 157 triliun/ tahun. Foto: Liputan6

Gapero Surabaya Peringatkan Risiko PHK Akibat Regulasi Rokok Baru

27 April 2026 - 16:10 WIB

Siswa SLB Dilibatkan Dalam Dimulasi Kesiapsiagaan Bencana, Pemkab Jombang Peringati HKB 2026

27 April 2026 - 16:06 WIB

Trending di Headline