Penulis: Saifudin | Editor: Priyo Suwarno
PAMEKASAN, SWARAJOMBANG.COM- Angin puting beliung tidak hanya terjadi Dau, Majokerto, dan Jombang saja, terjadi hujan disertai angin kencang yang merusak bangunan warga, Minggu 2 November 2025.
Peristiwa alam serupa juga menimpa di desa Tlagah, kecamatan Palengaan, Pamekasan, Madura, Senin siang 3 November 2025, sebanyak 22 rumah warga berantakan akibat terthempas angin kencang.
Biasanya, data rinci alamat rumah yang rusak disimpan dan dipegang oleh dinas terkait seperti BPBD Kabupaten Pamekasan dan data tersebut tidak selalu diumumkan secara publik demi menjaga privasi warga terdampak.
Untuk informasi terperinci tersebut, masyarakat atau pihak yang berkepentingan dapat menghubungi BPBD atau pemerintah desa setempat secara langsung.
Jadi, sementara angka jumlah rumah rusak sudah diketahui, daftar alamat lengkap tidak tersedia di sumber publik dan memerlukan akses langsung ke data BPBD atau pemerintah lokal.
Ia juga memberikan bantuan langsung kepada para korban dan menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi bencana ini.
Bertambah
Sementara itu data laporan kerusakan rumah akibat di puing beliung yang menimpa Desa Sumbersekar, kabupaten Malang, semula hanya 33 rumah ternyata membengkak mennjadi 112 unit rumah rusak.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan di Malang, Senin, mengatakan ratusan bangunan yang mengalami kerusakan akibat angin puting beliung, pada Minggu 2 November 2025, terletak di dua dusun di Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, yakni Dusun Krajan dan Dusun Semanding. **











