Menu

Mode Gelap

Hukum

Korban Begal, Mengenaskan Driver Ojol Ditemukan di Tergeletak di Jalan Desa

badge-check


					Petugas Polsek Tambelangan, Sampang, mengevakuasi pria tanpa identitas tersebut. Polisi bersama masyarakat segera membawa korban ke Puskesmas Tambelangan, Minggu, 2 Oktober 2025. Foto: Instagram@wecarebangkalanmadura Perbesar

Petugas Polsek Tambelangan, Sampang, mengevakuasi pria tanpa identitas tersebut. Polisi bersama masyarakat segera membawa korban ke Puskesmas Tambelangan, Minggu, 2 Oktober 2025. Foto: Instagram@wecarebangkalanmadura

Penulis: Saifudin | Editor: Priyo Suwarno

SAMPANG, SWARAJOMBANG.COM– Pada Minggu, 2 November 2025, warga Sampang dengan sigap menolong seorang pria yang ditemukan tergeletak di jalan setapak dengan kondisi luka serta tangan terikat.

Momen penemuan tersebut direkam oleh warga dan videonya beredar di beberapa grup Whatsapp sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian bersama.

Dalam video tersebut terlihat pria yang belum diketahui identitasnya sedang berjuang sembari mendapat pertolongan, dengan luka-luka yang terlihat dan tangan yang terikat serta mata tertutup kain. Salah satu video menyebutkan pria tersebut sebagai driver ojol yang mengantar penumpang ke Madura.

“Narasi video menyampaikan bahwa pria tersebut adalah driver Grab yang sedang menjalankan tugasnya di Madura dan mengalami musibah yang mengharuskan bantuan segera,” tulis narasi dalam video.

Segera setelah informasi diterima, anggota Polsek Tambelangan bersama warga dengan cekatan mengevakuasi pria tersebut dan membawanya ke Puskesmas Tambelangan untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengonfirmasi kejadian itu dan menyampaikan bahwa pria tanpa identitas tersebut diduga mengalami tindakan kekerasan dan ditemukan dalam keadaan membutuhkan bantuan di Dusun Prekedan, Desa Samaran, Kecamatan Tambelangan, Sampang.

“Benar, pada hari Minggu, tanggal 2 November 2025, sekitar pukul 15.30 WIB, Polsek Tambelangan menerima informasi adanya seorang pria yang membutuhkan pertolongan dengan kondisi terluka, tangan terikat di belakang, dan mata tertutup kain. Langkah cepat telah diambil untuk memberikan bantuan dan pengobatan,” ujar Eko memberikan penjelasan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perkuat Sinergitas, Empat Pilar Peradilan Pidana Jombang Gelar Olahraga Bersama

24 Juli 2026 - 17:26 WIB

Bidpropam Polda Jatim Mitigasi Personil Polres Jombang

22 Juli 2026 - 13:38 WIB

Laka Beruntun Libatkan Tiga Motor, Empat Orang Terluka Termasuk Bocah 7 Tahun

8 Juli 2026 - 14:15 WIB

Polsek Perak Tindak Tegas Pelaku Balap Liar

6 Juli 2026 - 19:13 WIB

Tangan Dewa Dr. Lee Woo Guan, Ahli Bedah Ortopedi dari Malaysia Sembuhkan Ribuan Pasien

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Empat Pelaku Komplotan Curanmor Dibekuk Polisi Jombang

30 Juni 2026 - 19:34 WIB

Korsleting Listrik, Tiga Kamar Tidur Ludes Dilalap Api

29 Juni 2026 - 19:13 WIB

Dua Pakar Ortopedi Malaysia Nyatakan Robot Hanya Membantu, Peran Dokter Ahli Tetap Penentu

28 Juni 2026 - 13:01 WIB

Kasatreskrim dan Delapan Kapolsek jajaran Polres Jombang Resmi Berganti

26 Juni 2026 - 13:41 WIB

Trending di Hukum