Menu

Mode Gelap

Headline

Dua Korban Meninggal Dunia, Laka Bus Damri dengan Truk Gandeng di Suramadu

badge-check


					Kecelakaan maut antara bus Damri jurusan Surabaya - Madura, mengalami kecelakaan di jembatan Suramadu, menyebabkan dua orang tewas, terjadi Kamis dini hari, 30 Oktober 2025. Foto: Instagram@bangkalanterkini Perbesar

Kecelakaan maut antara bus Damri jurusan Surabaya - Madura, mengalami kecelakaan di jembatan Suramadu, menyebabkan dua orang tewas, terjadi Kamis dini hari, 30 Oktober 2025. Foto: Instagram@bangkalanterkini

Penulis: Saifudin | Editor: Priyo Suwarno

BANGKALAN. SWARAJOMBANG.COM– Kecelakaan tragis melibatkan sebuah Bus Damri dengan tujuan Sumenep terjadi di Jembatan Suramadu arah Madura pada Kamis dini hari, 30 Oktober 2025, tepatnya sekitar pukul 02.15 WIB.

Bus Damri bernomor polisi L 7710 UA yang melaju dari Surabaya menuju Madura mengalami oleng ke kiri saat berada di tengah jembatan. Bus tersebut menabrak bagian belakang truk gandeng bermuatan pasir yang berjalan di lajur kanan. Setelah itu, bus menghantam pembatas jalur sepeda motor di sisi kiri jembatan.

Akibat kecelakaan ini, dua korban meninggal dunia. Sopir bus, Haerul Anam (44 tahun), warga Pamekasan, meninggal setelah mendapatkan perawatan di RSUD Syamrabu Bangkalan. Sementara, kernet bus, Saleh (40 tahun), juga berasal dari Pamekasan, meninggal di lokasi kejadian.

Selain itu, terdapat dua korban luka-luka, termasuk seorang penumpang yang mengalami patah tulang dan kondektur bus. Identitas empat penumpang lainnya yang berada di dalam bus, yang diperkirakan berjumlah minimal lima orang, masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.

Sementara itu, truk gandeng bermuatan pasir tersebut bergerak dari Gresik menuju Sampang dan melaju dengan kecepatan sedang di lajur kanan ketika kecelakaan terjadi.

Dugaan awal dari penyelidikan Satlantas Polres Bangkalan dan Tim Siaga Laka Lantas Polda Jawa Timur menyebutkan bahwa kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh sopir bus yang mengalami microsleep atau kantuk sehingga gagal melakukan pengereman. Hal ini diperkuat dengan tidak diketemukannya bekas pengereman di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara secara mendalam untuk memastikan penyebab sekaligus memastikan kronologi lengkap kecelakaan tersebut.

Petugas juga mengimbau pengendara agar selalu waspada dan memperhatikan kondisi tubuh saat berkendara, terutama saat melintasi jalur padat dan rawan kecelakaan seperti Jembatan Suramadu. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jombang Raih Peringkat IV Nasional Penyelengaraan Administrasi Pemda Terbaik

28 April 2026 - 08:33 WIB

Minyak Goreng Melambung hingga Rp60.000/Liter di Papua, Meluas ke 224 Wilayah Nasional

27 April 2026 - 19:05 WIB

Ujicoba B50 untuk Diesel Lokomotif KAI Lempuyangan – Yogyakarta, Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun/ Tahun

27 April 2026 - 18:40 WIB

Kementrian ESDM uji coba BBM B50, pafa mesin diesel KAI . Jika uji coba ini sukses maka RI bisa beremat devisa hingga Rp 157 triliun/ tahun. Foto: Liputan6

Gapero Surabaya Peringatkan Risiko PHK Akibat Regulasi Rokok Baru

27 April 2026 - 16:10 WIB

Siswa SLB Dilibatkan Dalam Dimulasi Kesiapsiagaan Bencana, Pemkab Jombang Peringati HKB 2026

27 April 2026 - 16:06 WIB

Dunia Terpukul Kenaikkan Harga Minyak Mentah $US107/Barel, Subsudi BBM RI Bisa Melonjak Hingga Rp500 Triliun

27 April 2026 - 10:56 WIB

Ilustrasi kenaikkan harga minyak dunia Senin, 27 April 2026, tembus $US107/ barel kondisi ekonomi dumia masih mencekam. Foto: liputa6

Start 17 Kiandra Bikin Kejutan Juara I Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026

26 April 2026 - 21:33 WIB

Ratusan Peserta Meriahkan Sepeda Santai Ketupat Ontel di Desa Kedunglosari Tembelang Jombang

26 April 2026 - 19:54 WIB

Lemigas akan Uji Bobibos, Masuk BBN atau BBM

26 April 2026 - 19:20 WIB

Trending di Nasional