Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Cadangan Emas Indonesia Nomor Empat Terbesar Dunia

badge-check


					Ilustrasi cadangan emas Perbesar

Ilustrasi cadangan emas

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Indonesia harusnya menjadi negara yang kaya raya, karena dikaruniai cadangan emas terbesar keempat di Dunia. Apalagi saat ini harga emas di dunia sedang dalam kondisi yang naik, hingga menembus rekor tertinggi US$ 4.100 per troy ons.

Pada perdagangan kemarin, Senin (13/10/2025), harga emas dunia melejit 2,31% di level US$4.110,12 per troy ons. Penutupan ini berhasil mendorong emas meninggalkan level psikologis US$4.000 per troy ons dan menjadi level tertinggi sepanjang sejarah.

Pada perdagangan hari ini Selasa (14/10/2025) hingga pukul 6.15 WIB, harga emas dunia di pasar spot sedikit melemah 0,08%. Namun, harganya masih di posisi US$4.106,87 per troy ons.

Lalu, apakah kenaikan harga emas turut mengerek nilai kekayaan Indonesia? Seberapa banyak cadangan dan produksi emas di Indonesia? Simak!

Berdasarkan data U.S. Geological Survey, Mineral Commodity Summaries (USGS) yang dirilis Januari 2025, Indonesia sendiri menempati posisi ke 4 cadangan emas dunia. Total cadangan emas yang dimiliki Indonesia tercatat mencapai 3.600 metrik ton.

Pemilik cadangan emas terbesar di dunia menurut data USGS ini adalah negara Australia dan Rusia dengan cadangan mencapai 12.000 metrik ton. Diikuti oleh Afrika Selatan sebesar 5.000 metrik ton dan Indonesia sebesar 3.600 metrik ton.

Pemilik cadangan emas terbesar ke lima di dunia diduduki oleh Kanada dengan total cadangan emas mencapai 3.200 metrik ton. Adapun, total cadangan emas dunia mencapai 6.400 metrik ton.

Selain cadangan Indonesia juga merupakan negara terbesar ke-10 produksi emas di Dunia. Produksi emas di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 100 ton per tahun.

Sementara ini, posisi pertama diduduki oleh China dengan produksi pada tahun 2023 mencapai 375 metrik ton per tahun. Diikuti oleh negara Rusia dengan produksi mencapai 313 metrik ton per tahun.

Sedangkan, negara ketiga dengan produksi emas terbesar adalah Australia sebesar 296 metrik ton per tahun.

Adapun, produksi emas dunia pada tahun 2023 mencapai 3.250 metrik ton per tahun.

Negara dengan cadangan emas terbesar di Dunia

Australia: 12.000 metrik ton
Rusia: 12.000 metrik ton
Afrika Selatan: 5.000 metrik ton
Indonesia: 3.600 metrik ton
Kanada: 3.200 metrik ton
China: 3.100 metrik ton
Amerika Serikat: 3.000 metrik ton
Peru: 2.500 metrik ton
Brazil: 2.400 metrik ton
Kazakhstan: 2.300 metrik ton
Uzbekistan: 1.800 metrik ton
Meksiko: 1.400 metrik ton
Ghana: 1.000 metrik ton
Mali: 800 metrik ton
Kolombia: 700 metrik ton
Tanzania: 400 metrik ton
Burkina Faso: –
Negara lainnya: 9.200 metrik ton

Total: 64.000 metrik ton.

Negara dengan produksi emas terbesar di Dunia

China: 375 metrik ton
Rusia: 313 metrik ton
Australia: 296 metrik ton
Kanada: 198 metrik ton
Amerika Serikat: 170 metrik ton
Kazakhstan: 133 metrik ton
Meksiko: 127 metrik ton
Uzbekistan: 120 metrik ton
Afrika Selatan: 104 metrik ton
Indonesia: 100 metrik ton
Peru: 100 metrik ton
Brazil: 71 metrik ton
Mali: 67 metrik ton
Kolombia: 61 metrik ton
Burkina Faso: 57 metrik ton
Tanzania: 55 metrik ton
Ghana: 16 metrik ton
Negara lainnya: 777 metrik ton

Total: 3.250 metrik ton.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BP-AKR Tahan Harga Bensin, Solar Melonjak Rp10.940/Liter

1 Mei 2026 - 20:39 WIB

Ketua Kadin: Pelaku Usaha Seperti Ayam Petelur Stres

30 April 2026 - 19:43 WIB

Dugaan Korupsi Rp 268 Miliar, Kejati Menahan Arinal Djunaidi Mantan Gubernur Lampung

28 April 2026 - 23:32 WIB

163 Gerai KDMP Jombang Sudah Rampung 100 %, Hari Purnomo: Masalah Utama Ketersediaan Lahan

28 April 2026 - 16:11 WIB

Ujicoba B50 untuk Diesel Lokomotif KAI Lempuyangan – Yogyakarta, Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun/ Tahun

27 April 2026 - 18:40 WIB

Kementrian ESDM uji coba BBM B50, pafa mesin diesel KAI . Jika uji coba ini sukses maka RI bisa beremat devisa hingga Rp 157 triliun/ tahun. Foto: Liputan6

ESDM Dorong Energi Alternatif, CNG dan DME Jadi Opsi

27 April 2026 - 15:56 WIB

B50 Perkuat Ketahanan Energi, Indonesia Tak Lagi Impor Solar

27 April 2026 - 15:41 WIB

Dunia Terpukul Kenaikkan Harga Minyak Mentah $US107/Barel, Subsudi BBM RI Bisa Melonjak Hingga Rp500 Triliun

27 April 2026 - 10:56 WIB

Ilustrasi kenaikkan harga minyak dunia Senin, 27 April 2026, tembus $US107/ barel kondisi ekonomi dumia masih mencekam. Foto: liputa6

Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Selama 60 Hari Agar Tekan Harga

26 April 2026 - 19:33 WIB

Trending di Ekonomi