Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM-Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang menggelar pelatihan pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan akuntabilitas madrasah. Kegiatan ini berlangsung di Aula PLHUT Kemenag Jombang pada Kamis (28/8/2025) dengan peserta para wakil kepala humas serta pengelola website madrasah di bawah naungan Kankemenag Jombang.
Pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Survei Penilaian Integritas Pendidikan tahun 2024. Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Jombang, Arif Hidayatulloh, menegaskan bahwa penguasaan teknologi menjadi kebutuhan mendesak di lingkungan pendidikan.
“Saya berharap semua belajar dan mengikuti dengan baik, karena siapa yang menguasai teknologi maka itulah yang akan menguasai dunia,” tegasnya di hadapan peserta.
Dua narasumber dihadirkan dalam kegiatan ini. Helmi Budi Harsono, Pranata Komputer Kemenag Jombang, menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Ia menilai, website PPID di setiap madrasah diperlukan untuk memperkuat transparansi dan memudahkan akses informasi bagi masyarakat.
Sementara itu, Desi Umiati Kulsum, Pranata Humas Kemenag Jombang, menjelaskan peran humas madrasah dalam membangun komunikasi publik. Ia juga mendorong pemanfaatan media sosial untuk memperkuat citra positif madrasah sekaligus mengampanyekan gerakan anti gratifikasi dan tolak pungli.
Melalui pelatihan ini, Kemenag Jombang berharap seluruh humas madrasah mampu meningkatkan keterampilan digital guna mendukung layanan pendidikan yang transparan, profesional, dan sesuai tuntutan era digital.***











