Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga
JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak mempermasalahkan pengibaran bendera One Piece yang dilakukan oleh sejumlah komunitas sebagai bentuk ekspresi kreativitas. Ia menekankan bahwa pengibaran bendera tersebut tidak menjadi masalah selama tidak disandingkan atau dipertentangkan dengan bendera Merah Putih sebagai simbol negara.
“Kalau sebagai bentuk ekspresi ya it’s okay enggak ada masalah. Tapi jangan ini dibawa atau dibentur-benturkan, disandingkan atau dipertentangkan dengan bendera merah putih. Enggak seharusnya seperti ini, kita sebagai anak bangsa bendera Merah Putih itu satu-satunya,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Dikutip dari Antara, Prasetyo juga menyatakan bahwa pengibaran bendera seperti One Piece merupakan bentuk ekspresi yang sah dalam ruang kreativitas komunitas. Namun, ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan momen tersebut secara tidak tepat, terutama di bulan Agustus yang identik dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurutnya, kesakralan bulan kemerdekaan harus dijaga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan bangsa. Prasetyo mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mencintai tanah air dengan menghormati simbol-simbol negara, seperti bendera Merah Putih.
“Kita harus cintai bangsa kita, cintai merah putih, apa adanya dari lahir maupun batin, apapun kondisinya ya kita harus cintai negara kita, salah satunya ya cintai lambang negara kita Merah Putih,” tuturnya.
Fenomena pengibaran bendera bajak laut dari seri manga Jepang One Piece, yang memiliki latar hitam dengan gambar tengkorak bersenyum dan topi jerami kuning khas tokoh utama Monkey D. Luffy, ramai menjelang HUT Ke-80 RI pada 17 Agustus mendatang. Bendera ini tampak terpasang di sejumlah titik di berbagai daerah di Indonesia, dan juga digunakan sebagai logo oleh pengguna media sosial.***











